Usai kejadian, pelaku kabur. Dia bersembunyi di sebuah rumah kos tak jauh dari lokasi. Tapi warga yang sudah geram berhasil menemukannya. Aksi penganiayaan pun terjadi sebelum akhirnya personel Polsek Heram turun tangan dan mengamankan Brigpol LR.
Kapolresta menegaskan komitmennya. Proses hukum akan dijalankan, tanpa tebang pilih.
Ia juga berpesan agar masyarakat tetap tenang. Meski memahami emosi yang bergolak, Fredrickus mengimbau semua pihak tidak main hakim sendiri.
Kondisi saat ini, kedua pihak korban dan pelaku sama-sama terbaring di Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara itu, penyelidikan mendalam terus digelar. Satreskrim Polresta Jayapura Kota bersama Bidang Propam Polda Papua masih bekerja untuk mengungkap motif di balik tembakan yang mengoyak rasa aman warga Waena itu.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Naik Signifikan per 31 Maret 2026
Disdik Sulsel Wajibkan SMA/SMK Susun SOP Pembatasan Gawai di Sekolah
Ketua BPD-KKSS Soroti Pengangguran Sulsel, Desak Investasi dan Hilirisasi untuk Buka Lapangan Kerja
BNN Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba yang Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas