IHSG Turun 0,31%, Analis Proyeksi Target Baru dan Rekomendasi Beli di Weakness

- Kamis, 12 Februari 2026 | 23:00 WIB
IHSG Turun 0,31%, Analis Proyeksi Target Baru dan Rekomendasi Beli di Weakness

IHSG ditutup melemah di perdagangan terakhir, turun 0,31% ke level 8.265. Tekanan jual yang muncul di pasar cukup memberi warna pada pergerakan hari ini. Menariknya, indeks sempat menyentuh target terdekat yang sebelumnya sudah diproyeksikan oleh sejumlah analis.

Lalu, bagaimana prospek ke depan? Menurut riset terbaru dari MNC Sekuritas, masih ada peluang untuk penguatan. Skenario terbaiknya, IHSG bisa melanjutkan rally untuk membentuk bagian dari "wave (c) dari wave [x]". Targetnya? Rentang 8.377 sampai 8.440.

Namun begitu, investor sebaiknya tidak lengah. Potensi koreksi lanjutan masih mengintai, terutama ke area 8.155–8.202, sebagai bagian dari pergerakan konsolidasi yang wajar. Jadi, siap-siap saja untuk kedua skenario itu.

Secara level, "support" kunci IHSG berada di 7.863 dan 7.712. Sementara itu, "resistance"-nya ada di 8.354 dan 8.517.

Rekomendasi Saham Pilihan

MNC Sekuritas juga merilis beberapa saham yang layak dicermati. Rekomendasinya kebanyakan bertipe "buy on weakness". Berikut daftarnya.

BKSL – Buy on Weakness

BKSL melesat 7,09% ke 151, didorong volume beli yang meningkat. Saham ini bahkan berhasil menembus cluster MA20 dan MA60. Analis memperkirakan saham sedang berada di bagian "wave C dari wave (B)".

Rekomendasi beli di kisaran 142-150.
Target harga: 161 dan 169.
Stop loss: di bawah 135.

ELSA – Buy on Weakness

Berbeda dengan BKSL, ELSA justru terkoreksi 3,25% ke 745. Tekanan jual masih mendominasi. Posisinya diperkirakan sebagai bagian dari "wave [iv] dari wave C".

Bisa dipertimbangkan beli di area 675-745.
Target: 795 dan 830.
Stop loss: jika tembus di bawah 655.

ENRG – Buy on Weakness

ENRG jadi salah satu yang cukup perkasa, naik 13,36% ke 1.400. Volume beli mendukung dan saham berhasil menembus MA20 serta MA60. Polanya diduga sedang dalam "wave (iii) dari wave [i] dari wave 5".

Rekomendasi beli pada kisaran 1.225-1.305.
Target harga: 1.460 dan 1.585.
Stop loss: di bawah 1.180.

PSAB – Buy on Weakness

PSAB menguat 2,78% ke 555. Volume beli masih mendominasi, meski pergerakannya sempat tertahan di MA60. Analisis teknikal menempatkannya di bagian "wave [c] dari wave A dari wave (B)".

Beli di weakness: 515–540.
Target: 605 dan 635.
Stop loss: < 505.

Disclaimer: Rekomendasi ini murni bersifat teknikal dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual. Keputusan investasi adalah tanggung jawab penuh masing-masing investor. Lakukan analisis mendalam sebelum bertindak.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar