Merespons hal itu, Bupati Andi Asman Sulaiman pun menyampaikan apresiasinya. Ia merasa bahagia melihat keceriaan para petani. “Saya bahagia jika melihat petaniku bahagia,” katanya dengan nada hangat.
Menurutnya, berbagai bantuan dari pemerintah pusat adalah bukti komitmen serius untuk mensejahterakan petani. Namun begitu, ia juga menekankan pentingnya menjaga tradisi. “Saya meminta masyarakat, agar tradisi pesta panen ini dilestarikan. Ini bentuk kesyukuran bersama,” tukas Bupati.
Harapannya jelas: tradisi agraris yang baik ini harus terus hidup seiring dengan meningkatnya dukungan dan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Di sisi lain, Camat Dua Boccoe H. Amirat memberikan gambaran konkret tentang bantuan yang diterima. Wilayahnya mendapat banyak alat dan mesin pertanian, mulai dari 20 unit combine harvester, 14 traktor roda empat, hingga puluhan bantuan lainnya. “Tidak pernah terjadi adanya bantuan sebanyak ini,” ungkapnya takjub.
Ia melanjutkan, “Baru di era pemerintahan Bupati Bone (H Andi Asman Sulaiman) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.”
Data yang ia sampaikan pun cukup menggambarkan skala pertanian di wilayahnya. Luas panen di Kecamatan Dua Boccoe mencapai 3.777 hektare, dengan luas lahan yang dioptimalkan sekitar 2.994 hektare. Angka-angka itu, ditambah dengan semangat warga yang terlihat hari itu, seolah menjadi janji baru untuk masa depan pertanian Bone yang lebih makmur.
Artikel Terkait
Turki Pastikan Tiket ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kosovo
Mahfud MD Sebut Penyiraman Aktivis Andrie Yunus sebagai Operasi Intelijen
Republik Ceko Lolos ke Piala Dunia Usai Kalahkan Denmark Lewat Adu Penalti
Pemerintah Terapkan WFH Sehari Seminggu bagi ASN, Berlaku Setiap Jumat