Siang itu, lingkungan SMP Negeri 49 Makassar yang biasanya ramai, terlihat lengang. Justru dalam kesepian itulah, seorang pria nekat beraksi. Aksi pencurian sepeda motor itu terekam jelas oleh kamera CCTV dan kini viral di media sosial, memancing perhatian banyak warga.
Pelaku, yang mengenakan kaos hitam lengan panjang dan celana pendek, memanfaatkan situasi sekolah yang sedang sepi. Dengan leluasa, ia membawa kabur sebuah motor Honda Genio milik seorang guru. Menurut sejumlah saksi, pria itu terlihat mengamati situasi sekitar sebelum akhirnya masuk ke area parkir.
Korban pencurian adalah Junaerah, seorang guru berusia 36 tahun. Ia telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Rappocini. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kasus tersebut.
"Hari itu saya baru pulang dari berkegiatan di luar," cerita Junaerah, menuturkan kronologi kejadian pada Selasa (10/2).
"Saya boncengan dengan teman, lalu parkir motor. Setelah itu, saya langsung masuk ke ruangan."
Namun begitu, ada satu hal krusial yang terlupa: mencabut kunci motornya. Kelalaian ini rupanya menjadi pintu masuk bagi pelaku.
"Pas semua urusan sudah beres, saya mau pulang. Saat teman saya mencari kunci motor, barulah saya sadar," sebutnya.
Kepanikan melanda saat ia membuka pintu ruangan. Motor yang diparkir tadi sudah raib, lenyap tak berbekas. "Ketika pintu dibuka, ternyata nauzubillah motornya sudah hilang. Saya baru mulai panik, ternyata kunci motornya lupa saya ambil," ucap Junaerah dengan penuh penyesalan.
Rekaman CCTV menunjukkan, pelaku sudah memasuki area sekolah sekitar pukul 15.01 Wita. Kondisi memang sedang kosong siswa libur, petugas keamanan pun tak terlihat. Kunci motor yang masih tertancap di sana seperti mengundang malapetaka, memudahkan aksi curi itu tanpa perlawanan sedikitpun.
Junaerah menduga pelaku sudah mengincar dari jauh. "Saya kira ini pelaku memang ada niat. Dia keliling-keliling di lokasi sekolah. Penjual di depan juga bilang, ada orang naik motor berhenti di bawah pohon, seakan-akan menunggu instruksi," terangnya.
Harapannya kini satu: pelaku segera ditangkap. "Saya berharap Polsek memperhatikan. Harapan kami, bagaimana supaya mereka menangkap pelaku dan motor curian bisa kembali," katanya.
Kerugian materiil pun tak kecil. "Untuk sementara saya diantar sama anak. Kerugiannya kira-kira Rp15 juta. Motor itu dulu beli cash Rp22,6 juta dan sudah dipakai setahun. Di laporan polisi saya tulis Rp15 juta," jelas dia.
Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, membenarkan laporan ini. Dari ruang kerjanya, ia menyebut penyelidikan masih berjalan.
"Masih sementara dilidik, masih dalam tahap pengembangan. Semoga cepat terungkap," ujarnya. Upaya untuk melacak pelaku dan barang bukti terus digenjot. Warga pun menunggu hasilnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Kembangkan Dashboard Kebijakan untuk Tingkatkan Transparansi di Era Digital
Dewan Pembaca Makassar Bahas Sinergi Tingkatkan Kualitas Pemberitaan
SulawesiPos Gelar Forum dengan Pembaca, Bahas Etika Pemberitaan Korban
Polisi Amankan 7 Remaja Usai Bentrok Pakai Busur Panah dan Senjata Mainan di Makassar