MURIANETWORK.COM - Puluhan tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang menghadiri pertemuan Dewan Pembaca yang digelar di Makassar, Rabu (11/2/2026). Forum yang menghimpun akademisi, profesional, aktivis, hingga kreator konten ini bertujuan membangun sinergi untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pemberitaan di era digital. Dalam kesempatan itu, Pemimpin Redaksi menekankan peran media yang tak sekadar memberitakan peristiwa, tetapi juga harus mampu memberikan makna.
Sinergi untuk Kualitas Informasi
Pertemuan yang berlangsung di AAS Building, Jalan Urip Sumoharjo itu menandai komitmen untuk membangun ruang diskusi yang lebih partisipatif. Kehadiran para anggota dewan pembaca dari spektrum yang luas menunjukkan upaya serius untuk mendengar aspirasi publik secara langsung. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk akuntabilitas media dalam merespons dinamika masyarakat yang terus berubah.
Suara dari Berbagai Elemen Masyarakat
Dewan Pembaca yang hadir merepresentasikan potret masyarakat yang beragam. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Prof. Dr. Abrar Saleng, SH, MH (Dosen Unhas); Prof. Murtir Djeddawi (Pengamat Pemerintahan); Agung Kanna, SH (Pengacara); Mawardi Jafar (Pengusaha); dan Dr. Lisa Mery (MH UIT FH UNIMUDA).
Juga hadir sejumlah nama seperti Syarifuddin, SH, MH; Firzan Irman; Gibran; Sofia Salsabil; Dr. Mustamin Raga (IKA Unhas); Muh. Nur Abdurrahman (IKA Unhas); dan Mappiar (SMSI Sulsel). Kehadiran mereka dilengkapi oleh Anwar Sanusi; Ade Cahyadi; Dr. Muhammad Ramli Rahim; Dr. Syamsu Alam; Samsang Syamsir (FIK ORNOP Sulsel); serta Darmawan Denassa.
Dari kalangan generasi muda dan profesi kekinian, tampak hadir Muh. Rijal Djamal, S.S., M.Si (Content Creator); apt. Hamsinah Hasan, S.Farm., M.Si (UMI); Dr. Hisbullah; Darnawati Rajab (PW Nasyiah Sulsel); dan A. M. Asnam Suardi (PW IPNU Sulsel).
Pertemuan juga dihadiri Dr. Andi Syahwiah (FH UH); Darmadi H. Taniah (Celebes Image); Muh. Akbar Akhmad, S.Pd (Unhas); Ismail (Unhas); Nurul Husna (Fatayat Makassar); A. Ariyandy (FK Unhas); Hasan Pinang (FKPP); serta Adrian (MM Sulsel).
Peran Media Memberi Makna
Dalam pandangan Pemimpin Redaksi, Andi Asmadi, tantangan media saat ini jauh lebih kompleks. Di tengah banjir informasi, fungsi kurasi dan pendalaman menjadi kunci. Media dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan bertanggung jawab dalam menyajikan fakta.
“Dengan kehadiran Dewan Pembaca, kami berharap arah pemberitaan semakin terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tutur Asmadi.
Ia menambahkan, keberadaan forum semacam ini diharapkan dapat menjadi penyeimbang dan korektif internal. Umpan balik dari para tokoh yang memahami langsung denyut nadi di lapangan dianggap sangat berharga untuk menyempurnakan kerja jurnalistik.
Membangun Kepercayaan Bersama
Pertemuan ini dipandang sebagai langkah awal yang strategis. Sinergi antara insan media dan elemen masyarakat diharapkan dapat melahirkan konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga kontekstual dan solutif. Pada akhirnya, kolaborasi semacam ini bertujuan memperkuat fondasi kepercayaan publik, yang merupakan aset paling berharga dalam dunia pemberitaan. Harapannya, informasi yang disajikan ke depan semakin relevan, akurat, dan membawa dampak positif bagi pembaca.
Artikel Terkait
Menkes Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien PBI JK Nonaktif
Pandji Pragiwaksono Tuntaskan Kasus Adat di Toraja dengan Denda Babi dan Ayam
Pemerintah Kembangkan Dashboard Kebijakan untuk Tingkatkan Transparansi di Era Digital
SulawesiPos Gelar Forum dengan Pembaca, Bahas Etika Pemberitaan Korban