Menurut keterangan warga sekitar, korban sudah lama berjualan di kawasan itu. Diduga kuat, kelelahan hebat memicu serangan jantung mendadak yang merenggut nyawanya.
Didi, rekan korban, mengaku terpukul. Sahabatnya itu dikenal sebagai pekerja keras yang jarang mengeluh sakit. Begitu insiden terjadi, pengurus RT/RW setempat langsung menghubungi Polsek Rawa Lumbu.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan awal cukup jelas: tidak ada tanda-tanda kekerasan sama sekali pada jasad korban.
“Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan bekas luka atau tanda kekerasan. Jenazah kemudian kami evakuasi ke RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid,” jelas seorang petugas di lapangan.
Pihak keluarga pun telah mengambil alih proses selanjutnya. Mereka mendatangi rumah sakit dan memilih untuk tidak melakukan autopsi. Jenazah almarhum kemudian dibawa pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan dengan tenang. Sebuah akhir perjalanan yang menyedihkan bagi seorang pejuang nafkah di tengah kota.
Artikel Terkait
Kementan dan Jabar Antisipasi Kemarau Panjang 2026 untuk Jaga Produksi Padi
Italia Kalahkan Irlandia Utara, Lolos ke Final Playoff Piala Dunia 2026
Harga Emas Antam Anjlok Rp40.000 per Gram, Sentuh Rp2,81 Juta
Prancis Tundukkan Brasil 2-1 Meski Bertahan dengan 10 Pemain