Presiden Prabowo Subianto tak mau menunggu. Usai blusukan dan melihat sendiri kondisi wawasan di kawasan pinggiran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat, Kamis lalu, ia langsung memberi perintah tegas. Instruksinya sederhana namun mendesak: segera bangun hunian yang layak untuk warga di sana.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membenarkan hal itu. Menurutnya, tak lama setelah kunjungan tersebut, Prabowo langsung menghubungi para pejabat terkait untuk mempercepat penanganan.
“Hari ini juga tim sudah bergerak untuk menyiapkan proses pembangunan hunian baru yang letaknya tidak jauh dari kawasan asli tinggal mereka,”
ungkap Teddy dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).
Perintah presiden ditujukan kepada sejumlah pihak. Menteri Perumahan, Menteri Pekerjaan Umum, direktur utama Perumnas, hingga PT KAI diminta bergerak cepat. Tujuannya jelas: mengganti rumah-rumah seadanya di tepi rel dengan tempat tinggal yang manusiawi.
Dan prosesnya pun langsung berjalan. Pemerintah memastikan langkah awal pembangunan hunian baru ini tak akan molor.
Di sisi lain, apa yang mendorong keputusan cepat ini? Ternyata, Prabowo mendengar langsung keluhan warga saat blusukan. Banyak dari mereka sudah puluhan tahun hidup di tepi rel, dengan fasilitas yang sangat terbatas. Atap bocor, sanitasi seadanya itu keseharian mereka.
“Menurut penyampaian warga, mereka sudah tinggal puluhan tahun di pinggir rel dengan hunian serta atap terbatas,” jelas Teddy.
“Presiden ingin agar warga tersebut dapat dibuatkan tempat tinggal dan MCK yang layak untuk ditempati sesegera mungkin.”
Namun begitu, pendekatannya bukan sekadar memindahkan orang. Ada nuansa lain yang coba dihadirkan. Pemerintah rupanya tak ingin memutus mata pencaharian atau ikatan sosial warga dengan lingkungan lama. Itu sebabnya, lokasi hunian baru nanti akan tetap berdekatan dengan kawasan tempat mereka tinggal sekarang.
Intinya, kebijakan ini lebih dari soal batu dan semen. Ini soal pendekatan kemanusiaan. Selain menyediakan rumah yang aman dan sehat, pemerintah berharap langkah ini bisa meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh. Memberi mereka bukan sekadar atap, tapi juga masa depan yang lebih baik.
Artikel Terkait
Pemkot Makassar Bersihkan Area Kumuh di Bawah Tol Pettarani Usai Viral
Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Wajib di Seluruh Jenjang Sekolah Indonesia
Guru Besar UIN: Dana APBN untuk Sapi Kurban Presiden Harus Diposisikan sebagai Program Sosial Negara, Bukan Ibadah Personal
Crystal Palace Juara Conference League, Chelsea Absen dari Kompetisi Eropa Musim Depan