Ada kabar segar buat para penggemar sepak bola Indonesia. Timnas kita baru saja naik satu anak tangga dalam peringkat dunia FIFA. Rilis terbaru Maret 2026 menempatkan Skuad Garuda di posisi 121 dunia. Lumayan, kan? Yang bikin lebih manis, posisi Malaysia, rival abadi kita, justru terlempar jauh ke belakang.
Nah, yang menarik, kenaikan ini terjadi tanpa Timnas kita main satu pun pertandingan di FIFA Series. Kok bisa? Ternyata, ini berkat masalah serius yang menimpa Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Menurut sejumlah laporan, FAM ketahuan melanggar aturan soal dokumen pemain naturalisasi. FIFA dan AFC pun gerah, memberi sanksi berat: poin mereka dipotong dan beberapa kemenangan di Kualifikasi Piala Asia 2027 dibatalkan. Imbasnya langsung terasa. Peringkat Malaysia anjlok ke 135, dan otomatis memberi jalan buat Indonesia untuk naik.
Peta Kekuatan ASEAN Berubah
Dengan perubahan ini, peta persepakbolaan Asia Tenggara jadi berubah. Indonesia sekarang mengukuhkan diri sebagai tim terkuat ketiga di kawasan, menggeser Malaysia yang terpeleset. Thailand dan Vietnam masih memimpin, tapi jaraknya nggak terlalu jauh lagi buat dikejar.
| Negara | Peringkat FIFA | Poin |
|---|---|---|
| Thailand | 96 | 1243.27 |
| Vietnam | 103 | 1213.62 |
| Indonesia | 121 | 1144.73 |
| Malaysia | 135 | 1095.90 |
Bisa Nembus 120 Besar Nggak, Ya?
Peluang untuk terus naik ternyata masih terbuka lebar. Di bawah komando pelatih baru John Herdman, Timnas akan menjalani laga di FIFA Series. Mereka dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Pertandingan ini krusial. Kalau menang, prediksinya Indonesia bisa dapat tambahan sekitar 4 poin. Itu cukup untuk menggeser Namibia yang sekarang nangkring di peringkat 120. Artinya, mimpi masuk 120 besar dunia benar-benar di ujung jari.
Perlu diingat: Peringkat FIFA ini sifatnya dinamis. Bisa naik, bisa juga turun, tergantung hasil pertandingan resmi yang diakui FIFA.
Jadi, semua mata sekarang tertuju ke pertandingan nanti. Bisa jadi momentum bersejarah.
Artikel Terkait
Istana Cipanas Buka Magang untuk Mahasiswa dan Siswa SMK, Tersedia Empat Posisi
Mantan Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi Minyak Sawit
Menlu Sugiono di DK PBB: Penerapan Hukum Internasional yang Selektif Jadi Akar Krisis Global
Sembilan Kios Hangus Terbakar di Pasar Ciroyom Bandung, Tak Ada Korban Jiwa