Kursi Ketua DPW PSI Sumbar kini kosong. Taufiqur Rahman, putra Gubernur Mahyeldi, memutuskan mundur dari posisi puncak partai itu.
Langkahnya cukup mengejutkan, apalagi mundurnya terjadi cuma dua minggu sebelum Rakernas nasional partai digelar. Sabtu (31/1/2026) ini, Rakernas itu sendiri akhirnya berjalan tanpa kehadirannya sebagai ketua wilayah.
Mengisi kekosongan yang mendadak, DPP PSI menunjuk Raihan Ariatama sebagai Pelaksana Tugas. Raihan sendiri saat ini menjabat Ketua Bidang Pemenangan Pemilu di tingkat pusat.
“Iya benar, beberapa waktu lalu menyatakan mundur,”
kata Raihan ketika dikonfirmasi di hari yang sama.
Soal alasan pengunduran diri Taufiqur, Raihan enggan merinci. Ada hal personal yang disebutnya tak bisa diungkap ke publik.
“Ada suatu alasan, suatu personal yang tidak bisa diungkap. Tapi keputusannya kita hormati,”
ujar mantan Ketum PB HMI itu. Ia menambahkan, untuk sementara ia yang akan mengisi posisi itu sampai ada pengumuman resmi pengganti tetap. “Daripada terjadi kekosongan,” sambungnya.
Raihan bukan nama baru di dunia pergerakan. Aktivis asal Bukittinggi ini pernah memimpin PB HMI untuk periode 2021-2023. Setelah masa tugasnya di organisasi mahasiswa itu berakhir, ia memilih jalur politik praktis dengan bergabung ke PSI. Kini, selain jadi Plt di Sumbar, ia tetap memegang peran strategis di DPP.
Sebelumnya, penunjukan Taufiqur sendiri sempat mengundang kejutan. Bagaimana tidak, anak seorang gubernur yang juga tokoh senior PKS itu tiba-tiba muncul memimpin DPW partai berbeda. Penunjukannya dilakukan di Jakarta pada pertengahan Oktober tahun lalu, dalam sebuah acara konsolidasi yang dihadiri langsung pimpinan pusat seperti Kaesang Pangarep dan Raja Juli Antoni.
Kini, dalam waktu yang relatif singkat, episode kepemimpinan Taufiqur di PSI Sumbar sudah berakhir. Alasan pastinya masih tertutup, meninggalkan ruang tanya tentang dinamika internal partai di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Lebih dari 170 Ribu Anak di Sulsel Tidak Sekolah, Remaja Usia SMA Jadi Penyumbang Terbesar
Madura United Hajar Bali United 2-0, Jauh dari Zona Degradasi
Jalan Sidrap-Soppeng Semakin Rusak, Genangan Air Sembunyikan Lubang Berbahaya
Polemik Ikan Sapu-Sapu di Sungai Sa’dan: Pemda Toraja Utara Belum Temukan Bukti, Ahli Dorong Pendekatan Lingkungan