Gus Ipul Serukan Inklusivitas dan Larang Bullying di Sekolah Rakyat Deli Serdang

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:54 WIB
Gus Ipul Serukan Inklusivitas dan Larang Bullying di Sekolah Rakyat Deli Serdang

Di sisi lain, Gus Ipul juga menyinggung soal toleransi. Ia sangat mengapresiasi pertunjukan tari yang ditampilkan siswa, di mana anak-anak dari latar belakang agama berbeda Muslim, Katolik, Nasrani tampil kompak di satu panggung. "Ini adalah pendidikan kerukunan yang dikembangkan di Sekolah Rakyat," ujarnya.

Namun begitu, ia memberikan catatan tegas. Sekolah harus menjadi zona aman bagi semua anak.

Pendapat senada datang dari Jonna Damanik, Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND). Ia mengapresiasi model kurikulum Multi Entry Multi Exit yang diterapkan. Menurut Jonna, filosofi ini memungkinkan siswa, termasuk penyandang disabilitas seperti Alifa, belajar sesuai bakat dan minat mereka.

Acara hari itu juga dihadiri sejumlah pejabat, seperti Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, Anggota Komisi VIII DPR M Husni, dan Sekjen Kemensos Robben Rico. Mereka menyaksikan langsung berbagai penampilan bakat siswa, mulai dari tarian, paduan suara, pembacaan puisi, hingga pidato dalam bahasa Inggris dan Arab. Sebuah pertunjukan yang menunjukkan, di tengah perbedaan, kolaborasi yang indah tetap bisa tercipta.


Halaman:

Komentar