Namun begitu, Iran tampaknya tak berniat mundur. Mereka bahkan sudah mengeluarkan peringatan keras, bukan cuma untuk AS, tapi juga untuk sekutu-sekutu regionalnya.
Peringatan itu disampaikan dengan gamblang oleh Mohammad Akbarzadeh, wakil politik pasukan angkatan laut Garda Revolusi Iran (IRGC).
"Negara-negara tetangga adalah teman kita," katanya, seperti dikutip AFP pada Rabu (28/1).
Tapi kalimat berikutnya tegas dan tanpa basa-basi: "Jika tanah, langkah, atau perairan mereka digunakan untuk melawan Iran, mereka akan dianggap sebagai musuh."
Dalam kondisi seperti inilah kunjungan Larijani ke Moskow menjadi sangat berarti. Sebuah pertemuan yang penuh muatan, mencari solusi di tengah ketegangan yang hampir-hampir tak tertahankan.
Artikel Terkait
Kepala Polresta Sleman Dicopot Usai Kasus Pembelaan Diri Berujung Maut
Cinta Tak Kenal Usia: Kisah Sopir Truk dan Majikannya yang Akhirnya Sah di KUA
Opini Tanpa Data: Ancaman Nyata bagi Demokrasi di Era Medsos
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Pasal Pencemaran Nama Baik ke MK