Di lokasi, korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Tubuh mungilnya terbungkus plastik hitam, dimasukkan ke karung, lalu disembunyikan di balik lembaran asbes. Sebuah adegan yang sulit diterima akal sehat.
Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono, menyatakan penyelidikan telah dimulai. Timnya memeriksa sejumlah saksi untuk mengurai benang kusut kasus ini. “Semoga perkara ini tuntas, mohon doanya,” ujarnya singkat namun penuh beban.
Jenazah EH segera dibawa ke RSUD Margono. Di sana, proses autopsi dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian yang sebenarnya. Sementara itu, penyelidikan kriminal oleh Satreskrim Polresta Cilacap terus digeber. Mereka berusaha melacak pelaku dan motif di balik tindakan keji terhadap seorang balita tak berdosa.
Udara di Cilacap pagi itu terasa berat. Sebuah permainan anak-anak yang biasa, berakhir dengan tragedi luar biasa yang meninggalkan tanda tanya besar dan luka yang dalam.
Artikel Terkait
Jokowi Santai Menanggapi Nama yang Selalu Terseret Kasus Bawahan
Tabung Pink di Apartemen Lula: Titik Buntu dan Jejak yang Tersisa
Pidato Haru Mahasiswi Indonesia di Al-Azhar Berbuah Beasiswa Langsung dari Syaikh
Kemenkes Angkat Bicara Soal Tren Gas Tertawa: Bisa Berujung Maut