Upacara pengukuhan petugas haji tahun ini berlangsung khidmat di Lapangan Makodau TNI AU, Jakarta Timur, Jumat lalu. Cuaca pagi itu terik, tapi tak mengurangi semangat 1.622 orang yang siap diberi amanah. Mereka resmi dikukuhkan sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk tahun 2026. Proses diklatnya sendiri sudah selesai digelar sebelumnya.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan, hadir memberikan amanat. Menurutnya, tugas ini bukan sekadar pekerjaan biasa. "Penyelenggaraan ibadah haji adalah amanah besar negara," ujarnya.
Gus Irfan melanjutkan, amanah ini punya dimensi yang luas. Tak cuma soal ritual ibadah, tapi juga berkaitan dengan harga diri bangsa, kekuatan umat, dan citra Indonesia di mata dunia internasional.
Di sisi lain, persiapan petugas ini memang tak main-main. Materi diklatnya difokuskan untuk meningkatkan kualitas layanan. Mulai dari pemahaman kebijakan terbaru Arab Saudi, cara komunikasi yang efektif, sampai simulasi operasional lapangan. Pengetahuan teknis dan keterampilan mereka juga dikuatkan.
Dan hasilnya? Survei terakhir menunjukkan angka yang menggembirakan. Indeks performa petugas di Asrama Haji Pondok Gede menembus angka di atas 90 persen. Angka itu jelas mencerminkan kesiapan dan mental pelayanan yang sudah terbentuk.
Namun begitu, Gus Irfan mengingatkan hal yang lebih mendasar. Petugas PPIH harus sigap, disiplin, dan punya rasa tanggung jawab tinggi. Disiplin dan kesadaran itu fondasinya. Tanpa itu, pelayanan bisa kehilangan integritas dan nilai pengabdiannya.
"Tanpa disiplin, pelayanan akan kehilangan ruhnya," tegasnya.
Gus Irfan berpesan agar para petugas menghadirkan negara secara nyata lewat pelayanan terbaik. Setiap interaksi dengan jemaah, itu adalah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Dia juga menekankan pentingnya etika dan integritas untuk menjaga nama baik bangsa. Dukungan dan doa keluarga diharapkan bisa menjadi penyemangat di tanah suci nanti.
"Saudara semua adalah wakil negara, jaga nama baik Indonesia, jaga amanah yang dipercayakan, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab," kata Gus Irfan.
Upacara itu ditutup dengan kalimat pengukuhan yang penuh makna. "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, dengan ini saya kukuhkan saudara-saudara menjadi petugas Haji Indonesia 1417 Hijriah 2026 Masehi."
Harapannya satu. "Semoga Allah SWT senantiasa memberikan pembimbingan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian," pungkas Menteri, mengakhiri sambutannya.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu