Air banjir masih menggenangi rumahnya, tapi bagi Tardi, itu bukan alasan untuk berhenti melakukan hal yang disukainya. Warga Desa Doropayung, Pati, ini punya prinsip sederhana: hobi jangan sampai tenggelam bersama harta bendanya. Di usianya yang ke-50, ia lebih memilih untuk tetap memancing di tengah situasi yang bagi kebanyakan orang terasa menyiksa.
Siang itu, permukiman desanya masih terendam. Ketinggian air sekitar 80 sentimeter. Tardi terlihat duduk tenang di tangga sebuah rumah, tangan mantap memegang joran yang dijulurkan ke arah selokan banjir. Dengan umpan jangkrik, ia menunggu dengan sabar. Gerak-geriknya santai, seolah sedang di tepi danau yang tenang, bukan di lokasi bencana.
“Ada banyak ikan lepasan karena kolam atau tambak terendam banjir,” ujarnya, Rabu lalu.
Ia menjelaskan, di selokan itu biasanya berkeliaran lele dan nila yang lolos dari tambak warga. Ikan-ikan hasil tangkapannya dimasukkan ke dalam bronjong anyaman bambu yang mengapung di depannya.
Namun begitu, hari itu rezeki sepertinya tak seberapa. Setelah kurang lebih dua jam memancing, hasilnya cuma sekitar lima ekor lele. Jauh dari biasanya. “Dapat ikannya nggak tentu,” keluhnya dengan senyum kecut. “Biasanya bisa dapat belasan ikan.”
Rutinitasnya ternyata sudah berjalan. Setiap hari, Tardi berpindah-pindah spot mencari lokasi yang menjanjikan. Bagi dia, aktivitas ini lebih dari sekadar hobi. Memancing adalah pelarian, cara untuk melepas penat setelah tiga pekan lamanya desanya terendam dan hidupnya terusik.
“Biar enggak stres, Mas,” katanya. “Ini juga sekalian nengok rumah yang terendam banjir.”
Di balik ketekunannya itu, tentu ada harapan yang menggelayut. Meski bisa memancing, Tardi sama seperti warga lainnya: ingin banjir ini cepat-cepat surut. Kehidupan harus kembali normal. Ia menutup pembicaraan dengan nada haru, mengingat banyak tetangganya yang sudah jenuh mengungsi.
“Harapannya banjir segera surut, aktivitas warga biar bisa kembali normal lagi,” tutupnya.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu