Pemulihan lahan pertanian dan tambak udang di Sumatera pascabencana bakal jadi prioritas utama. Muhammad Tito Karnavian, yang mengepalai Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung proses ini. Ia berjanji tak akan lepas tangan.
“Pasti saya kawal,” tegas Tito, menutup pembicaraan.
Janji itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengawakan Program Strategis Presiden di Kantor Kemenhan, Jakarta, Selasa (17/3). Menurutnya, upaya mengembalikan produktivitas lahan yang rusak adalah pekerjaan besar. Butuh koordinasi solid antar kementerian. Untuk itu, Tito mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Pertanian. Tujuannya satu: mempercepat penanganan.
Berdasarkan pemetaan yang sudah dilakukan, kondisi lahan ternyata beragam. Ada yang masih bisa langsung ditanami. Di sisi lain, banyak juga yang kondisinya parah tertimbun material seperti batu dan kayu bekas terjangan bencana. Lahan jenis terakhir ini jelas butuh pembersihan ekstra sebelum bisa kembali hijau.
Artikel Terkait
Catatan Tulisan Tangan Larijani Muncul, Bantah Klaim Israel Soal Kematiannya
Satu Awak Bus Positif Narkoba Usai Razia Tes Urine di Terminal Mandalika
PP PIRA Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga Jakarta Jelang Lebaran
Polisi Ungkap Motif Sakit Hati di Balik Pembunuhan Perempuan Muda dalam Boks di Medan