“Dengan mendukung program PKK ini, kami ingin memastikan warga punya cadangan air untuk kebutuhan harian. Sekaligus, tentu saja, untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga.”
Arief menegaskan, langkah sosial ini berjalan beriringan dengan upaya perbaikan layanan utama.
“Di sisi lain, PAM JAYA terus mendorong percepatan perluasan dan peningkatan kualitas layanan air perpipaan. Harapannya, ke depan, seluruh warga Jakarta bisa menikmati akses air yang lebih andal langsung dari jaringan pipa,” tambahnya.
Agar bantuan tepat sasaran, sejumlah tahapan telah dilakukan sebelumnya. Mulai dari survei lapangan, diskusi dengan pihak kecamatan, hingga penetapan lokasi dan penerima manfaat yang dilakukan bersama dengan kelurahan setempat. Prosesnya tidak asal jadi.
PAM JAYA mengaku bangga bisa mendukung program TP PKK DKI Jakarta yang selama ini dikenal konsisten mengutamakan kepentingan warga. Dukungan ini adalah bentuk sinergi. Tujuannya, memastikan program PKK berjalan lancar dan manfaatnya langsung terasa di masyarakat. Ini juga mempertegas komitmen PAM JAYA, bukan hanya dalam hal memperluas layanan pipa, tapi juga lewat program sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Ke depannya, dukungan serupa akan terus berlanjut. Rencananya, berbagai kegiatan CSR akan digelar pada 2026. Misalnya khitanan massal, donor darah, perbaikan MCK komunal, hingga program bedah rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Ini semua merupakan wujud kontribusi nyata PAM JAYA untuk meningkatkan taraf hidup warga Jakarta.
Artikel Terkait
Modus Uang Palsu di Balik Receh, Gerai Pulsa Tembung Dua Kali Jadi Korban
Janji Cerah Menkeu Baru, Defisit APBN Tetap Merah di Angka Rp638,8 Triliun
Tetangga Tua Dibegal dan Dibakar, Motifnya Cuma Butuh Uang ke Jakarta
Astaga, Kita Masih Terjajah? Kritik Sutoyo Soal Dominasi RRC dan Penguasa yang Limbung