Sementara itu, keluarga di seberang juga porak-poranda. Kecelakaan yang sama merenggut kaki An Xin, putri tunggal Xiu Fang yang dulu berprofesi sebagai guru tari. Impiannya runtuh bersamaan dengan fisiknya yang tak lagi utuh.
An Xin pun jatuh. Depresi menggerogotinya, kondisi mentalnya kian rapuh hari demi hari. Ironisnya, justru di momen paling sulit ini, suaminya, Qin Feng (diperankan Song Yang), malah menjauh. Rasanya seperti ditampar dua kali.
Sebagai ibu, Xiu Fang tak tinggal diam. Dia yang bergumul dengan obesitasnya sendiri, bertekad bulat. Demi membangkitkan kepercayaan diri anaknya, dia harus menepati komitmen turun berat badan yang selama ini selalu gagal. Ini caranya memberi dukungan nyata, bukan sekadar kata-kata.
Lambat laun, setelah melalui berbagai peristiwa pahit, hubungan Ruo Hua dan Xiu Li yang sempat bagai tali yang terlalu kencang mulai mengendur. Mereka perlahan menemukan jalannya kembali. Permasalahan rumit antara ibu dan anak itu akhirnya menemukan titik terang.
Di garis finish perjuangan mereka, ada pencapaian yang menghangatkan hati. Xiu Fang berhasil menurunkan berat badannya, dan hadir sebagai pendamping setia bagi An Xin untuk keluar dari masalah rumah tangganya. Dua keluarga yang terluka ini, pada akhirnya, bangkit bersama. Mereka memandang ke depan, membawa serta harapan baru yang diperjuangkan dengan air mata dan keringat.
Artikel Terkait
Tambang Emas Agincourt Akan Diambil Alih BUMN Baru, Perminas
Perempuan di Balik Tudingan Es Spons Kembali Jadi Buruan Netizen
Sepertiga Petugas Haji Tahun Depan Perempuan, Angka Tertinggi Sepanjang Sejarah
Terdakwa Narkoba Nyaris Mati Kabur dari Sidang, Diduga Dibantu Motor Penunggu