“Saya meminta maaf dari lubuk hati saya paling dalam,” ujarnya.
Peristiwa yang memicu pertemuan ini memang sempat ramai. Beberapa waktu sebelumnya, Suderajat diamankan di wilayah Kemayoran. Ia dituding menjual es gabus palsu dengan bahan berbahaya. Cerita itu langsung menyebar cepat di media sosial, memantik perhatian banyak orang.
Menurut pengakuan Suderajat, saat proses pengamanan dulu, ia merasakan perlakuan yang tidak mengenakkan dari kedua oknum tersebut. Pengalaman itulah yang kemudian memicu gelombang simpati.
Namun begitu, dengan berjabat tangan dan permintaan maaf yang disampaikan malam itu, kedua belah pihak berharap lembaran baru bisa dimulai. Mereka ingin peristiwa serupa tak terulang lagi. Lebih dari itu, proses damai ini diharapkan bisa jadi pelajaran berharga bagi siapa saja dalam menyelesaikan masalah di tengah masyarakat. Bukan dengan emosi, tapi dengan dialog dari hati ke hati.
Artikel Terkait
Video Viral Soroti Kemacetan Kapal di Muara Angke, Gubernur DKI Turun Tangan
Said Didu Tantang Prabowo: Siapa yang Benar-benar Memegang Kendali?
DPR Usulkan Penghentian Kasus Hogi Miyana, Istri: Akhirnya Kami Dapat Keadilan
Tere Liye Soroti Rencana Anggaran 100 Triliun untuk Pesantren: Jangan Sampai Jadi Ajang Bancakan