Sudah lebih dari enam jam berlalu, tapi si jago merah masih enggan pergi. Kebakaran hebat di sebuah pabrik di Jalan Yos Sudarso, Medan Deli, yang pertama kali dilaporkan Selasa malam pukul 22.00 WIB, hingga Rabu dini hari pukul 04.00 WIB sama sekali belum menunjukkan tanda-tanda akan padam. Suasana mencekam masih menyelimuti lokasi.
Dari kejauhan, api terlihat terus berkobar. Sorot lampu darurat dari kendaraan-kendaraan pemadam berkedip-kedip, menerangi kepulan asap tebal. Beberapa mobil damkar tak henti menyemprotkan air, berusaha menaklukkan amukan api yang melalap bangunan pabrik. Upaya pemadaman benar-benar dilakukan sekuat tenaga.
Tak tanggung-tanggung, berbagai unit dikerahkan untuk menghadapi situasi ini. Bahkan mobil damkar canggih jenis bronto skylift terlihat di lokasi, mencoba menjangkau titik-titik api yang sulit. Bantuan juga datang dari Brimob Polda Sumut yang mengerahkan unit water cannon milik mereka. Upaya gabungan ini menunjukkan betapa seriusnya insiden yang terjadi.
Menurut petugas damkar di lokasi, Saragih, upaya pemadaman melibatkan banyak pihak.
"Kami mendapat bantuan dari luar Medan. Mobil pemadam datang dari Deli Serdang, Lubuk Pakam, sampai Binjai," jelasnya.
Saat ditanya berapa total unit yang dikerahkan, Saragih menyebutkan, "(Total) 20 (mobil damkar) ada lah."
Sayangnya, di tengah hiruk-pikuk upaya pemadaman ini, masih banyak pertanyaan yang menggantung. Apa sebenarnya pemicu kebakaran hebat ini? Belum ada jawaban yang jelas. Begitu pula soal korban apakah ada orang yang terluka atau terjebak di dalam? Informasi itu masih gelap, sama gelapnya dengan asap yang mengepul di langit malam Medan.
Artikel Terkait
Mobil Elf Rombongan Takziah Kecelakaan di Tuban, Satu Tewas dan Belasan Luka
PSG Vs Bayern Munich di Semifinal Liga Champions, Laga Final Dini yang Diprediksi Ketat
Tiga Sipir Lapas Blitar Diduga Jual Beli Kamar Sel Khusus hingga Rp100 Juta per Napi
Tim Uber Indonesia Kunci Juara Grup C Usai Comeback Dramatis Lawan Chinese Taipei