Di sebuah pagi di Kampung Kuripan, Semarang, suasana mendadak berubah riuh. Seorang remaja, FS (17), tiba-tiba menghilang. Yang kemudian ditemukan, ia sudah berada di dasar sebuah sumur. Butuh waktu tujuh jam penuh untuk mengeluarkannya dari sana.
Menurut keterangan keluarganya, semua berawal ketika orang tua FS memanggil dokter dari puskesmas sekitar pukul setengah sepuluh pagi. Remaja itu diketahui punya riwayat gangguan jiwa sejak masih duduk di bangku SMP.
Neneknya, Ponirah, masih tampak syok ketika menceritakan kejadian itu.
"Dia tahu ada dokter yang datang, langsung lari. Padahal sudah dipegang ayahnya, tapi bisa lepas juga. Sekejap kemudian, dia sudah ada di dalam sumur," ujar Ponirah, Selasa lalu.
Rupanya, FS sudah berhari-hari tak minum obat. Rencananya, ia memang akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa untuk kontrol dan mendapatkan obat baru. Lurah setempat, Rina Sugimurwani, mengonfirmasi hal ini.
"Kita cuma mau bantu membawanya ke RSJ. Obatnya habis, jadi perlu dikontrol lagi," jelas Rina.
Sayangnya, niat baik itu justru memicu aksi pelarian. Saat petugas kelurahan dan dokter tiba, FS malah kabur. Ia akhirnya ditemukan terjebak di sumur sempit sedalam 16 meter. Warga sempat berusaha menolong, namun keadaan sulit. Mereka pun menelepon pemadam kebakaran.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Minta Pejabat Tak Gelar Open House Mewah Menjelang Lebaran 2026
Tim Hukum RRT Bubar, Roy Suryo dan Tifa Bentuk Advokat Baru Troya
DPRD Sulsel Desak Pemprov Segera Bayar Sisa Rp18 Miliar Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang
Refly Harun Duga Laporan Ijazah Jepang Paksa Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice