Suasana malam di Luwu berubah jadi mimpi buruk bagi sebuah keluarga. Mereka jadi sasaran amuk tujuh pemuda, hanya karena nyaris bersenggolan di jalan. Padahal, keluarga itu sedang berusaha menghindari demo yang memblokade jalan utama.
Menurut keterangan Kasatreskrim Polres Luwu, Iptu Ibnu Robbani, semuanya berawal dini hari, Senin 26 Januari 2026. Sekitar pukul tiga pagi, Andi Reski membawa istri dan ketiga balitanya menyusuri Kecamatan Walenrang Utara. Mereka terpaksa cari jalan lain lantaran akses utama ditutup massa yang demo soal pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Mobil Hilux yang mereka tumpangi pun belok ke Lorong Karumbing di Desa Marabhana. Di situ, mobil hampir saja menyenggol seorang pemuda yang naik motor.
Meski Andi Reski langsung berhenti dan minta maaf, rupanya itu tak cukup. Kelompok pemuda itu malah membuntuti mereka hingga ke Kelurahan Bosso. Di sana, aksi brutal dimulai.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Rapat Terbatas di Bogor, Lanjutkan Rintisan Kerja Sama Pendidikan dengan Inggris
Anggaran Rp 74 Triliun untuk Perbaikan Sumatera, Ketua Komisi V: Dana yang Ada Baru 52 Miliar
Aiptu Ikhwan dan Serda Heri Minta Maaf Usai Video Es Hunkue Viral
Hanif Dhakiri Absen dari Panggilan KPK, Jadwal Pemeriksaan Kasus RPTKA Ditunda