Di tengah kesibukan World Economic Forum di Davos, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk sebuah pertemuan yang cukup personal. Bukan dengan pemimpin negara atau CEO konglomerat, melainkan dengan legenda sepakbola yang namanya dikenal di seluruh dunia: Zinedine Zidane. Pertemuan berlangsung hangat, jauh dari hiruk-pikuk forum ekonomi global.
Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, obrolan mereka berlangsung cukup lama, nyaris tiga perempat jam. Topiknya jelas: sepakbola Indonesia. Prabowo, kata Teddy, punya keinginan besar untuk mendongkrak kualitas sepakbola nasional. Itu jadi pokok pembicaraan.
"Dalam pertemuan sekitar 45 menit itu, Presiden Prabowo menyampaikan keinginan besarnya untuk terus memajukan sepak bola Tanah Air dan Tim Nasional," jelas Teddy, Minggu (25/1).
Rupanya, visi presiden cukup mendasar. Ia membayangkan setiap sekolah di Indonesia punya lapangan sepakbola yang layak. Bukan sekadar tanah lapang, tapi fasilitas yang benar-benar bisa dipakai anak-anak untuk berlatih dengan baik.
"Serta rencananya agar setiap sekolah baru harus memiliki lapangan sepak bola yang dapat digunakan berlatih siswa sekolah & anak-anak di sekitar sekolah tersebut," ucap dia.
Tak cuma itu, beasiswa bagi siswa berprestasi dan berbakat juga disebut-sebut sebagai bagian dari rencana. Intinya, membangun dari akar rumput.
Namun begitu, Prabowo tidak hanya bercerita. Di hadapan maestro asal Prancis itu, ia juga banyak bertanya. Ia meminta masukan dan saran langsung dari Zidane tentang bagaimana cara mendorong perkembangan sepakbola nasional. Sebuah langkah yang menunjukkan ia serius ingin belajar dari yang terbaik.
Pertemuan singkat di sela forum elite dunia ini mungkin terlihat sederhana. Tapi pesannya kuat: ada perhatian serius dari pucuk pimpinan untuk membenahi sepakbola Indonesia, dimulai dari hal yang paling dasar.
Artikel Terkait
PSG Vs Bayern Munich di Semifinal Liga Champions, Laga Final Dini yang Diprediksi Ketat
Tiga Sipir Lapas Blitar Diduga Jual Beli Kamar Sel Khusus hingga Rp100 Juta per Napi
Tim Uber Indonesia Kunci Juara Grup C Usai Comeback Dramatis Lawan Chinese Taipei
Polda Papua Bongkar Praktik Ilegal BBM Subsidi di Merauke, Negara Rugi Hingga Rp197 Juta