Perkembangan di lapangan pun terlihat nyata. Seorang jurnalis AFP yang berada di lokasi melaporkan, tentara Suriah sudah memasuki kamp al-Hol yang luas itu pada Rabu lalu. Kedatangan mereka bertepatan dengan mundurnya pasukan Kurdi dari area tersebut.
Kamp al-Hol bukan tempat sembarangan. Di sana, puluhan ribu anggota keluarga terduga ekstremis tinggal dalam kondisi yang memprihatinkan. Sementara itu, nasib ribuan ekstremis ISIS sendiri termasuk banyak warga negara Barat masih terkatung-katung. Mereka ditahan di tujuh penjara berbeda di timur laut Suriah yang dulu dikelola Kurdi. Situasinya rumit dan penuh ketidakpastian.
Kini, dengan masuknya tentara pemerintah, babak baru pengelolaan krisis kemanusiaan dan keamanan ini pun dimulai. Tantangannya tidak kecil, dan dunia pasti akan terus mengawasi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Puji Qori Cilik dan Sambut Hangat Santri di Acara Nuzulul Quran
Atletico Madrid Hajar Tottenham 5-2 di Laga Dramatis Liga Champions
Jadwal Salat 21 Ramadan 1447 H di Medan, Imsak 05:09 WIB
Mahfud MD Desak DPR Segera Rampungkan Revisi UU Pemilu dan Pilkada