Besok, Minggu (25/1), keluarga besar di Perum PWS Blok AI 36, Tigaraksa, akhirnya bisa menyambut kepulangan Capt Andy Dahananto. Jenazah pria 52 tahun itu dijadwalkan tiba di rumah duka mereka setelah perjalanan panjang dari Makassar.
Capt Andy adalah salah satu korban meninggal dalam tragedi pilu jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sabtu kemarin. Pesawat yang hilang kontak itu akhirnya ditemukan dalam kondisi tragis.
Menurut informasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, proses pemulangan sudah dimulai. Jenazah almarhum diberangkatkan dari Makassar menuju Jakarta pada Sabtu malam. Rencananya, sebelum diserahkan ke keluarga, akan diadakan upacara penghormatan terlebih dahulu di Politeknik AUP, Pasar Minggu.
“Malam ini keluarga sudah berangkat ke Jakarta untuk menunggu kedatangan jenazah,” ujar Ketua RT 06, Fransiskus, ketika ditemui Sabtu (24/1).
Dia menambahkan, “Rencananya besok, entah pagi atau siang, akan dilakukan proses pemakaman. Keluarga sudah menerima, dan kami juga bersyukur jenazah pak Andy sudah ditemukan, serta teridentifikasi.”
Pemakaman sendiri direncanakan akan dilangsungkan di TPU Rancasadang, Desa Sodong, tidak jauh dari kediamannya. Proses itu akan dilakukan setelah penyerahan jenazah dari pihak berwenang selesai.
Suasana duka sudah terasa sejak siang. Di rumah duka di Desa Margasari itu, beberapa warga dan kerabat mulai terlihat berdatangan. Halaman depan rumah mulai dipenuhi karangan bunga banyak di antaranya berasal dari rekan-rekan seprofesi almarhum di dunia penerbangan.
Sebuah kepulangan yang penuh haru, setelah pencarian yang melelahkan. Keluarga dan tetangga kini tinggal menunggu, untuk memberi penghormatan terakhir.
Artikel Terkait
Warkop Dg Anas: Meja Kopi Sederhana yang Menjadi Titik Temu Para Legenda Makassar
Mahfud MD Sebut Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM Dimutilasi untuk Adu Domba Umat Beragama
Madura United Kalahkan Semen Padang 1-0 Berkat Gol Cepat Junior Brandão
Pemprov Sulsel Gerak Cepat Tangani Kasus Santri Diduga Dipaksa Pakai Vape Berbahaya di Pangkep