MURIANETWORK.COM – Dini hari yang sunyi di Jakarta Selatan. Tepatnya Sabtu (24/1/2026) dini hari, jenazah selebgram Lula Lahfah mulai dipindahkan dari RS Fatmawati. Suasana mencekam langsung terasa.
Reza Arap, sang kekasih, jelas terlihat di lokasi. Ia mendampingi proses pemindahan itu. Wajahnya lesu, tubuhnya terbungkus sweater hoodie berwarna abu-abu. Ia terlihat bolak-balik keluar masuk ruang jenazah, seolah tak bisa tenang.
Area itu sendiri dipenuhi oleh sanak keluarga dan teman-teman Lula. Beberapa nama yang bisa dikenali antara lain Erika Carlina, Sarah Gibson, Fuji, Fadly Faisal, dan Wendy Walters. Mereka berkumpul, berbagi duka dalam hening yang berat. Namun begitu, tak satu pun dari pihak keluarga yang bersedia memberikan penjelasan. Tentang apa yang sebenarnya terjadi, tentang penyebab meninggalnya Lula, mereka memilih untuk diam.
Awak media yang berjaga pun hanya bisa melipat dari kejauhan. Mereka tak diizinkan mendekat, hanya bisa mengamati dari luar area yang sudah dibatasi.
Kemudian, sekitar pukul satu pagi, sebuah mobil ambulans muncul. Mobil itu diparkir persis di depan pintu ruang jenazah. Beberapa saat berselang, Reza Arap keluar dan langsung menuju kendaraan tersebut. Ia sepertinya mempersiapkan sesuatu.
Tak lama, prosesi pun dimulai. Jenazah Lula Lahfah yang telah terbungkus kain hijau dibawa keluar dan dimasukkan dengan hati-hati ke dalam ambulans. Prosesnya berlangsung cepat dan khidmat.
Begitu ambulans bergerak meninggalkan rumah sakit, Reza Arap langsung berusaha menghindar. Ia menolak dimintai keterangan oleh para wartawan yang mengejar. Dengan langkah cepat, ia pergi didampingi seorang wanita yang diduga adalah manajernya.
Di sisi lain, kabar duka ini ternyata sudah lebih dulu menyebar lewat pesan berantai di WhatsApp. Beredar sebuah dokumen yang diduga kuat sebagai surat kematian Lula. Isinya cukup rinci.
"Pada tanggal 23 Januari 2026, tepatnya pada pukul 19.20 (Lula Lahfah meninggal dunia) dikarenakan atau disebabkan oleh Henti Jantung/Henti Nafas,"
Begitulah bunyi salah satu bagian dalam surat yang beredar luas itu. Hingga detik ini, keluarga dan sahabat terdekat masih belum mengeluarkan pernyataan resmi. Baik tentang pemindahan jenazah, maupun konfirmasi atas surat yang beredar tersebut.
Pernah Ungkap Beberapa Penyakit
Sebelum kabar duka ini mengejutkan banyak orang, Lula sebenarnya sudah memberi sinyal. Di awal Januari 2026, melalui akun TikTok-nya, ia mengaku kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Ia bahkan harus dirawat inap.
Dalam sebuah balasan komentar warganet pada 2 Januari lalu, perempuan 26 tahun itu menyebut deretan penyakit yang ia alami sekaligus. Tulisannya singkat tapi membuat hati miris.
“Borongan, infeksi saluran kemih, usus bengkak radang, batu ginjal, GERD,”
Lula juga bercerita bahwa ia sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama hampir seminggu. Kini, unggahan-unggahan lama itu ramai dibicarakan kembali. Menjadi puzzle yang coba disusun orang untuk memahami kepergiannya yang begitu mendadak.
Artikel Terkait
PSM Makassar Mulai Bangkit di Papan Bawah, Ujian Berat Lawan Bali United Jadi Penentu
PSG Hajar Angers 3-0, Gol Cepat dan Dominasi Penuh Kokohkan Puncak Klasemen Ligue 1
Arsenal Kembali ke Puncak Klasemen Usai Kalahkan Newcastle 1-0 Berkat Gol Cepat Eze
Tim SAR Makassar Cari Perempuan 51 Tahun yang Tersesat di Hutan Palopo