Vitara memastikan satu hal yang patut disyukuri: tidak ada korban jiwa atau luka-luka. Begitu kejadian terdeteksi, seluruh siswa dan staf pengajar langsung dievakuasi dari bangunan sekolah lima lantai itu. “Sudah kita evakuasi siswa bahkan staf-staf kita juga, ya. Jadi untuk sementara hari ini kita tutup lebih cepat,” pungkasnya.
Di sisi lain, respons petugas terbilang cepat. Belasan personel gabungan dari BPBD dan kepolisian sudah berjaga di lokasi tak lama setelah kejadian. Petugas BPBD sibuk memasang garis polisi untuk mensterilkan area parkir yang berantakan. Sementara itu, rekan mereka dari polisi berusaha mengatur arus lalu lintas di Jalan Joyoboyo yang ramai, agar tidak macet total selama proses pengamanan berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih terus dilakukan. Penyebab pasti ambruknya tower seluler itu masih harus ditelusuri lebih lanjut.
Artikel Terkait
Cek Kesehatan Gratis Prabowo: Klaim Hemat di Davos, Realita Bengkak di Jakarta
Sentuhan Mata Hati: Kisah Para Terapis Tunanetra di Wyata Guna
Bupati Sleman Hadir di Sidang, Bongkar Konflik Internal Soal Dana Hibah
Sampah Berubah Jadi Tabungan, Wali Kota Semarang Soroti Keberhasilan Bank Sampah Mangunsari