Kabarnya, delapan belas jembatan bailey di Aceh sudah selesai seratus persen. Lengkap sudah. Sementara itu, enam jembatan lainnya masih dalam pengerjaan, tapi progresnya sudah melampaui angka lima puluh persen. Tidak buruk.
Di sisi lain, masih ada sekitar tiga puluh titik yang baru masuk tahap persiapan. Kalau semuanya berjalan sesuai rencana, total lima puluh empat titik yang butuh konektivitas jembatan darurat ini bakal segera berfungsi. Itu artinya, akses bagi warga di berbagai pelosok akan jauh lebih baik.
Sudah ada yang bisa dicoba langsung, lho. Salah satunya adalah Jembatan Gosong Telaga Barat di Aceh Singkil. Warna merah putihnya mencolok di antara pemandangan sekitar. Tampak kokoh dan terawat. Jembatan itu punya dua jalur, cukup untuk dua mobil berpapasan dengan aman.
Namun begitu, perhatian juga tertuju pada lokasi-lokasi yang masih ramai dengan aktivitas. Seperti di Desa Bener Pepanyi, Kecamatan Permata, Bener Meriah. Pada Jumat lalu, suasana di sana cukup sibuk. Rangka besi utama jembatan sudah berdiri. Alat berat masih lalu-lalang, membersihkan dan merapikan area sekitar.
Progresnya sendiri dikabarkan sudah mencapai 77 persen.
"Saat ini kami turunkan 25 personel, gabungan dari Yonzipur 9 dan Denzipur 3," kata salah seorang sumber di lapangan.
Jembatan Bener Pepanyi ini rencananya akan membentang sepanjang 50 meter dengan kedalaman fondasi mencapai 17 meter. Makanya, pekerjaan seperti rekondisi jalan dan pembuatan abutment serta bronjong jadi sangat krusial. Semua itu untuk memastikan tepian jembatan benar-benar kuat dan stabil.
Tidak jauh dari sana, di Bireuen, pembangunan Jembatan Wisata Laut Jangka Desa juga digenjot. Rangka-rangka baja sudah terpasang membentang, persis di atas bekas jembatan lama yang rusak diterjang bencana.
Untuk proyek yang satu ini, progresnya dilaporkan sekitar 65 persen. Pengerjaannya ditangani oleh tujuh belas personel Zeni Kodam Iskandar Muda. Jembatan sepanjang 36 meter ini diharapkan bisa segera menghubungkan kembali warga.
Nah, buat yang penasaran, berikut daftar jembatan bailey yang sudah benar-benar siap digunakan:
- Jembatan Teupin Mane, Bireuen
- Jembatan Teupin Reudeup, Bireuen
- Jembatan Jeumpa/Cot Bada, Bireuen
- Jembatan Matang Bangka, Bireuen
- Jembatan Kutablang, Bireuen
- Jembatan Weh Pase, Bener Meriah
- Jembatan Timang Gajah, Bener Meriah
- Jembatan Jamur Ujung 1, Bener Meriah
- Jembatan Jamur Ujung 2, Bener Meriah
- Jembatan Bener Kelipah, Bener Meriah
- Jembatan Wehni Rongka, Bener Meriah
- Jembatan Panton Nisam, Aceh Utara
- Jembatan Bukit Dara Bhaktya, Aceh Utara
- Jembatan Beutong Ateuh, Nagan Raya
- Jembatan Baroh Bogeng, Aceh Timur
- Jembatan Seunebok, Aceh Timur
- Jembatan Karang Pelang, Aceh Tengah
- Jembatan Gosong Telaga Barat, Aceh Singkil
Sedangkan yang masih dalam proses pengerjaan, dengan capaian yang beragam, adalah:
- Jalan Bandara Rembele, Bener Meriah (55%)
- Jembatan Bener Pepanyi, Bener Meriah (77%)
- Jembatan Wisata Laut Jangka Desa, Bireuen (65%)
- Jembatan Matang Serdang, Aceh Utara (9%)
- Jembatan PLTA Angkup, Aceh Tengah (50%)
- Jembatan Uning Baro, Bener Meriah (0%)
Terlihat jelas, perjalanan masih panjang untuk beberapa titik. Tapi setidaknya, kemajuan yang ada sudah bisa dirasakan di banyak tempat.
Artikel Terkait
Menkeu Yakin IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini Meski Sempat Ambruk Jadi yang Terburuk se-Asia
Bayi 5 Bulan Tewas dalam Kecelakaan di Manado, Pengemudi Ditetapkan Tersangka
Andi Taletting Langi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA Politik Unhas Periode 2026-2030
Dua Pelajar Tewas dalam Kecelakaan Maut di Perempatan Alun-Alun Purwodadi