“Kanada hidup karena AS. Ingat itu, Mark,” tantang Presiden AS itu di depan audiens Davos, menurut laporan kantor berita AFP. Kalimat itu langsung jadi headline di mana-mana.
Carney tentu saja tak terima. Sehari kemudian, di Quebec City, dia angkat bicara lagi. Kali ini, balasannya lebih tegas dan bernada nasionalis. “Kanada tidak hidup karena AS,” tegasnya. Suaranya lantang. “Kanada berkembang karena kami adalah orang Kanada.”
Jawaban itu rupanya memicu Trump untuk beraksi lagi. Kali ini, lewat unggahan di Truth Social. Trump mengumumkan pencabutan undangan bagi Kanada untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), badan bentukan AS yang katanya untuk perdamaian global. Langkah itu dianggap banyak pengamat sebagai bentuk tekanan diplomatik yang tak biasa bahkan agak kekanak-kanakan.
Pertukaran caci ini memperlihatkan betapa rapuhnya hubungan dua sekutu lama. Dulu, perselisihan seperti ini biasanya ditangani di balik pintu tertutup. Kini, semuanya terjadi di depan publik, lewat pidato dan media sosial. Sungguh sebuah perubahan zaman.
Artikel Terkait
Fiorentina Hajar Cremonese 4-1, Gudmundsson Jadi Bintang
Mabes TNI Mutasi 35 Perwira, Brigjen Tagor Rio Pasaribu Jadi Aster Kaskogabwilhan II
Jadwal Imsak dan Salat di Surabaya 17 Maret 2026 Pukul 04.09 WIB
PSM Makassar Terancam di Papan Tengah Klasemen Liga 1 2025/2026