Hati-Hati, Pakai Sepatu Padel untuk Jalan-Jalan Bisa Rusak dan Bahaya

- Kamis, 22 Januari 2026 | 21:45 WIB
Hati-Hati, Pakai Sepatu Padel untuk Jalan-Jalan Bisa Rusak dan Bahaya

Yang ketiga, umur pakainya jadi jauh lebih pendek. Material luarnya nggak didesain buat menghadapi debu, kotoran, genangan air, atau gesekan konstan di jalanan. Kalau dipaksa, dalam hitungan bulan aja sepatu bisa terlihat "tua" dan aus sebelum waktunya.

Terus, kalau cuma sebentar gimana? Misal pulang dari lapangan?

Beberapa pemain mungkin berpikir, "Ah, cuma sebentar kok dari mobil ke rumah." Tapi kebiasaan kecil ini ternyata bawa konsekuensi.

Tapak yang sudah terkena kotoran dan basah jadi licin saat dipakai main lagi. Bantalan yang sudah tertekan di aspal nggak akan kembali ke bentuk semula. Belum lagi risiko membawa kotoran ke lapangan indoor bisa merusak permukaan dan mengganggu pemain lain. Sepatu yang basah atau kotor juga jadi lebih berat dan sirkulasi udaranya terganggu, bikin kaki cepat lembab.

Jadi, gimana solusinya?

Sebenarnya simpel. Perlakukan sepatu padel sebagai peralatan khusus. Bawa dia dalam tas olahraga, dan kenakan hanya saat kamu benar-benar mau bermain. Untuk keperluan sebelum dan sesudah main, pakai saja sandal atau sepatu slip-on yang praktis. Atau, ya, siapkan sepatu lain khusus buat jalan-jalan.

Dengan cara begitu, umur sepatu padel kamu bisa lebih panjang. Performanya tetap terjaga, dan yang paling penting, risiko cedera bisa kamu tekan.

Pada intinya, sepatu padel itu bukan aksesori fashion atau sepatu serba guna. Dia adalah perlengkapan teknis dengan fungsi yang spesifik. Memaksakannya dipakai di luar lapangan cuma akan merusak investasi dan membahayakan diri sendiri.

Pilihan bijaknya? Gunakanlah sesuai peruntukannya. Dengan begitu, kamu bisa main dengan maksimal, dan kaki kamu pun tetap aman dan nyaman dalam jangka panjang.


Halaman:

Komentar