Suara jeritan minta tolong memecah kesunyian siang itu di Karangwuni, Kulon Progo. Sekitar pukul sepuluh pagi, Kamis lalu, seorang warga yang sedang beristirahat di rumahnya mendengar teriakan itu. Tak lama, segerombolan warga pun bergegas mencari sumber suara.
Menurut Iptu Sarjoko, Kasi Humas setempat, situasi yang mereka temui sungguh tak terduga.
"Saksi sedang istirahat di rumah, lalu mendengar ada orang minta tolong," jelas Sarjoko saat dikonfirmasi.
Di lokasi kejadian, para warga bukannya langsung menemukan korban. Mereka justru dihadang seorang pria kurus berusia sekitar 40 tahun. Pria itu, yang kemudian menghilang, malah berkata santai, "Nggak papa, cuma masalah pembagian uang tidak rata."
Namun begitu, keadaan sebenarnya jauh lebih mencekam. Tak lama setelah pertemuan singkat itu, korban yang berinisial IF (31) berhasil keluar dari rumah. Pemuda itu terlihat dalam kondisi mengenaskan: tangan terborgol, satu kaki diikat, dan mulutnya tertutup lakban yang sudah terbuka sebagian. Dari lehernya terlihat luka dan darah mengalir. Meski kakinya terikat, ia masih bisa berlari kecil meminta pertolongan.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan Pegadaian Naik Signifikan, Tembus Rp3 Jutaan per Gram
Mantan Pj Gubernur Sulsel Ditahan, Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rugikan Negara Rp50 Miliar
Truk Nyangkut di Perlintasan Kaligawe, 10 Perjalanan KA di Semarang Terganggu
BBPJN Targetkan Tutup Lubang Jalan Nasional Sulsel Sebelum 10 Maret Jelang Mudik