Presiden Prabowo Subianto bakal tampil di panggung bergengsi World Economic Forum (WEF) tahun 2026 di Davos. Kabarnya, pidato beliau akan mengangkat konsep ekonomi yang dijuluki "Prabowonomics". Acara ini, seperti biasa, jadi ajang pertemuan para pemimpin global.
Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi rencana ini. Ia menyebut Presiden akan berangkat ke Swiss untuk forum tersebut.
"Bapak Presiden akan ke Davos, ke Swiss. Mengikuti dan beliau akan berbicara dalam World Economic Forum," ujar Teddy dalam sebuah konferensi pers yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis lalu.
Menurutnya, forum tahun depan itu bakal diramaikan oleh lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan. Tak ketinggalan, seribu lebih CEO dari perusahaan-perusahaan raksasa dunia juga akan hadir.
Nah, dalam kesempatan itulah Prabowo berencana membeberkan gagasan ekonominya. Konsep yang sudah ia pikirkan dan coba terapkan, baik sebelum maupun setelah ia menjabat sebagai presiden. Teddy menambahkan, capaian pemerintah selama setahun terakhir juga akan menjadi bahan paparan.
"Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan. Dan beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah pemerintah capai dalam satu tahun ini," jelasnya.
World Economic Forum sendiri sudah jadi tradisi tahunan sejak 1971. Lokasinya tetap di kota kecil Davos yang dingin itu. Dari isu kesehatan hingga lingkungan, semua dibahas di sana oleh kalangan elite bisnis dan politik dunia.
Sebelum mampir ke Davos, Prabowo ternyata lebih dulu melakukan kunjungan kerja ke Inggris. Agendanya padat: bertemu dengan Perdana Menteri Keir Starmer dan juga Raja Charles III. Kunjungan ini tentu jadi pembuka yang menarik sebelum ia berbicara di forum global nanti.
Artikel Terkait
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Dua Orang, Puluhan Luka-Luka
PSM Makassar Takluk 2-0 dari Bali United Usai Kartu Merah di Babak Pertama
Tabrakan Frontalka Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jalur Kereta Lumpuh Total
Harga Minyak Goreng Meroket, INDEF Ungkap Lonjakan Biaya Plastik Kemasan Ikut Jadi Pemicu