Pramugari ATR 42-500 Akhirnya Teridentifikasi Setelah Ditemukan di Jurang Bulusaraung

- Rabu, 21 Januari 2026 | 14:50 WIB
Pramugari ATR 42-500 Akhirnya Teridentifikasi Setelah Ditemukan di Jurang Bulusaraung

Tim DVI Mabes Polri akhirnya berhasil mengidentifikasi salah satu korban dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep. Jenazah perempuan itu adalah Florencia Lolita Wibisono, seorang pramugari yang bertugas di pesawat milik Indonesia Air Transport tersebut.

Pengumuman resmi ini disampaikan langsung oleh Kombes Muhammad Haris, Kepala Bidang Kedokkes Polda Sulsel. Konferensi pers digelar di Posko DVI Polda Sulsel, Rabu lalu, tanggal 21 November 2026.

Menurut Haris, proses identifikasi ini tidak mudah. Tim harus mencocokkan data post mortem hasil pemeriksaan jenazah dengan data ante mortem yang dikumpulkan dari kehidupan korban sebelumnya. Data itu meliputi ciri fisik, gigi, sidik jari, hingga barang-barang yang biasa dipakai.

"Jenazah dengan nomor post mortem 62B.01 cocok dengan data ante mortem AM004," jelas Haris.

"Teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono, perempuan, 33 tahun."

Sebelumnya, tim SAR gabungan menemukan jenazah Florencia pada Senin, 19 Januari 2026. Waktu penemuannya sekitar pukul dua lebih siang. Lokasinya di jurang curam Gunung Bulusaraung, dengan kedalaman diperkirakan mencapai 200 meter.

Dia adalah korban kedua yang berhasil ditemukan. Saat ditemukan, kondisi tubuhnya masih relatif utuh meski berada di lokasi yang sulit. Jenazah dalam posisi tengkurap, dengan kaki kanan yang patah.

Proses evakuasi pun membutuhkan usaha ekstra. Butuh waktu hingga Selasa malam, 20 Januari, untuk akhirnya membawa jenazah Florencia ke RS Bhayangkara Makassar. Di sanalah proses identifikasi mendalam dilakukan sebelum akhirnya namanya bisa dipastikan.

Kini, keluarga bisa sedikit bernapas lega meski harus menerima kepastian yang pahit. Pencarian dan identifikasi untuk korban lainnya masih terus berlanjut.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar