Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia masih memprihatinkan. Yang lebih mengkhawatirkan, pelakunya seringkali bukan orang asing. Mereka justru berasal dari lingkaran terdekat korban sendiri.
Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk tahun 2024, tercatat lebih dari 12 ribu kasus. Jumlah korbannya pun nyaris sama, lebih dari 12 ribu jiwa.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan rincian data tersebut dalam sebuah acara peluncuran unit baru di Bareskrim, Rabu (21/1).
Dia melanjutkan penjelasannya. Fakta pahitnya, sebagian besar tindak kekerasan itu justru dilakukan oleh suami, keluarga, atau orang-orang yang punya hubungan dekat dengan korban.
Artikel Terkait
Waspada Hujan dan Angin Kencang, Wajo Berpotensi Alami Suhu Ekstrem
Perempuan Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Karangpilang
Tiga Tewas, Satu Hilang dalam Insiden Kapal Terbalik di Perairan Batam
Tiongkok Desak Penghentian Operasi Militer di Timur Tengah, Khawatir Konflik Meluas