Namun begitu, Purbaya punya pandangan lain. Dia melihat fondasi ekonomi Indonesia sebenarnya lagi bagus-bagusnya, bahkan bertolak belakang dengan pelemahan nilai tukar yang terjadi. Intinya, secara fundamental, menurut dia, tidak ada alasan kuat untuk rupiah melemah sedemikian dalam.
“Yang penting adalah fondasi ekonomi kita arahnya berlawanan dengan nilai tukar pada saat ini. Jadi fondasi ekonomi membaik terus, sementara nilai tukar agak melemah,"
Jadi, di satu sisi ada data dan kegelisahan pasar. Di sisi lain, ada keyakinan menteri yang terdengar begitu mudah. Klaim "dua malam beres" itu masih terus bergema, meninggalkan tanda tanya besar: sebenarnya, sesimpel itukah?
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sebagian Besar Sulsel Sepanjang Minggu
Bahlil Lahadalia Sindir Penambahan Kursi Saat Nuzulul Quran, MUI: Jangan Bikin Candaan Agama
Lamine Yamal Pecah Kebuntuan, Bawa Barcelona Menang Tipis di Markas Bilbao
Chelsea Tumbangkan Wrexham 4-2 dalam Laga Sengit Perempat Final Piala FA