Hari keempat pencarian pesawat IAT di Gunung Bulusaraung, Maros, membawa secercah petunjuk. Tim gabungan berhasil menemukan sejumlah barang pribadi milik salah satu kru. Barang-barang itu milik pramugari Esther Aprilita.
Menurut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafii, penemuan ini terjadi di hari ketiga pencarian, Senin lalu. Benda-benda itu tersebar di sekitar lokasi utama reruntuhan.
"Tim menemukan dompet, KTP, buku harian, tablet, dan dokumen penerbangan milik pramugari Esther," jelas Syafi'i, Selasa (20/1).
Penemuan ini jadi titik terang, meski proses pencarian masih berat. Sampai saat ini, baru dua jenazah yang berhasil dievakuasi dari total sepuluh orang di dalam pesawat. Satu laki-laki, satu perempuan.
Medannya sulit. Serpihan pesawat bertebaran sampai radius 700 meter. Tapi ada hal yang bikin tim tak sepenuhnya putus asa: kondisi jenazah yang sudah ditemukan itu relatif utuh. Itu memberi harapan.
"Awalnya kami agak pesimis lihat reruntuhan yang berserakan jauh-jauh," sambung Syafi'i. "Tapi begitu nemukan korban dalam kondisi utuh, semangat kami tumbuh lagi. Mudah-mudahan yang lain bisa segera ditemukan."
Pesan yang Tersisa: "Dia Minta Maaf"
Sementara tim bekerja di gunung, keluarga Esther menunggu di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Penantian yang diwarnai doa dan kenangan.
Artikel Terkait
Kotak Hitam ATR 42-500 Ditemukan Utuh di Lereng Bulusaraung
Farhat Abbas Beri Gelar Termul Baru untuk Eggi Sudjana Usai Dukung Keaslian Ijazah Jokowi
Pramugari ATR 42-500 Akhirnya Teridentifikasi Setelah Ditemukan di Jurang Bulusaraung
Keluarga Bawa Pulang Jenazah Pramugari dari Tebing 500 Meter di Pangkep