Dalam podcastnya yang tayang Selasa (20/1/2026), Prof. Dr. Amien Rais kembali menyoroti isu lama yang tak kunjung padam: soal ijazah Presiden Jokowi. Mantan Guru Besar UGM itu secara terbuka menyatakan dukungannya untuk perjuangan Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dokter Tifa yang dikenal sebagai RRT. Amien mengaku masih terus memantau dinamika perdebatan, antara yang pro dan kontra, terkait dokumen pendidikan yang diduga bermasalah itu.
Ia pun tak menampik fakta bahwa beberapa nama, seperti Egi Sudjana dan Damai Lubis, kini sudah berbalik haluan. Tapi baginya, itu bukan persoalan.
“Itu no problem. Terus saja kita maju ke depan,” tegas Amien. “Tokoh-tokoh pemburu ijazah palsu Jokowi berjuang tanpa pamrih. Hanya ingin menegakkan kejujuran. Karena apa? Karena dengan ijazah palsunya Jokowi bisa mengibuli bangsa sampai bisa menjadi Walikota Solo hampir dua periode, Gubernur DKI dan 10 tahun jadi presiden Indonesia dari 2014 sampai 2024.”
Bagi Amien Rais, kesimpulannya sudah jelas. Setelah menunggu bertahun-tahun tanpa ada kejelasan, ia yakin Jokowi memang tidak memiliki ijazah S1 dari UGM.
“Setelah lebih dari 3 tahun Jokowi tidak pernah bisa menunjukkan ijazah aslinya, yakni ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM, maka orang yang berfikir sehat atau waras bisa menyimpulkan secara konklusif tanpa ragu bahwa Jokowi memang tidak punya ijazah S1 itu,” ujarnya dengan nada tegas.
Artikel Terkait
Wali Kota Hasto Ingin Code Jadi Destinasi Wisata, Mural dan Pentas Seni Bakal Dihadirkan
Klaim Dua Malam Menteri Purbaya Saat Rupiah Kepayahan
Homo Eggiensis: Sindiran Sutoyo Abadi pada Restorative Justice yang Menggadaikan Etika
Di Balik Jeruji Yordania: Kisah Ibu dan Anak dengan ADHD yang Terjerat Kasus Terorisme Daring