Kerja sama tak cuma di darat. Salah satu poin menarik yang diungkap Prabowo adalah kolaborasi di sektor maritim. Rencananya, Inggris akan mendukung Indonesia membangun sekitar 1.500 kapal ikan sekaligus merevitalisasi desa-desa nelayan. Ini langkah yang dinilai sangat strategis.
Kemitraan baru ini sebenarnya bukan hal yang muncul tiba-tiba. Ia merupakan tindak lanjut konkret dari pernyataan bersama yang sudah ditandatangani kedua pemimpin pada tahun 2024 lalu. Hanya saja, kini mulai diwujudkan dengan program yang lebih nyata.
Lalu, apa saja pilar utamanya? Setidaknya ada empat. Pertama, tentu saja penguatan pertumbuhan ekonomi. Kedua, kerja sama menyeluruh di isu iklim, energi, dan lingkungan. Pilar ketiga adalah peningkatan di bidang pertahanan dan keamanan. Terakhir, yang tak kalah penting, adalah pengembangan manusia dan masyarakat. Sebuah paket kerja sama yang cukup komprehensif, bukan?
Artikel Terkait
Transjakarta, MRT, dan LRC Catat Rekor 461 Juta Penumpang di 2025
Desa di Balik Hutan: Pemerintah dan DPR Bahas Nasib Ribuan Kampung Tertinggal
Dompet dan Buku Harian Pramugari Ditemukan di Lereng Bulusaraung
Tiga Guru Besar Siap Dukung Tifa di Sidang Kasus Ijazah Jokowi