Ormas Terlibat Korupsi Kemnaker, Pengacara Noel Janji Buka Semua di Sidang

- Rabu, 21 Januari 2026 | 04:25 WIB
Ormas Terlibat Korupsi Kemnaker, Pengacara Noel Janji Buka Semua di Sidang

Pengacara Noel Akui Ada Ormas Terlibat dalam Dugaan Kasus Korupsi di Kemnaker

JAKARTA – Pengakuan mengejutkan datang dari ruang sidang. Kuasa hukum mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel, membenarkan ada organisasi kemasyarakatan yang ikut bermain dalam kasus korupsi di Kemnaker. Pernyataan ini langsung menambah warna baru pada skandal yang sudah berjalan cukup lama.

Aziz Yanuar, pengacara Noel, yang menyampaikan hal itu. Ia merespon pernyataan kliennya sebelumnya yang menyebut ada pihak eksternal yang terlibat.

“Iya, memang ada ormas yang terlibat. Tapi perlu saya tegaskan, itu bukan ormas keagamaan,” ujar Aziz kepada awak media, Selasa lalu.

Soal detailnya, Aziz masih tutup-tutupan. Nama ormas dan bagaimana persisnya mereka terlibat, belum diungkap. Dia cuma bilang, Noel sendiri yang akan jelaskan semuanya nanti di depan hakim.

“Persidangan hari Senin nanti Bang Noel akan memberikan keterangan secara detail, termasuk menjelaskan bagaimana posisi dan peran pihak-pihak terkait,” katanya.

Pertanyaan krusial soal apakah ada uang korupsi yang mengalir ke ormas itu pun dibiarkan menggantung. Aziz memilih diam. Menurutnya, semua fakta harus dibongkar di persidangan, bukan di luar.

“Kita tunggu saja di persidangan. Semua akan dibuka secara jelas dan terang-benderang,” tegasnya.

Klaim ini jelas membuka perspektif baru. Selama ini, sorotan kasus ini lebih banyak ke dalam, ke soal penyalahgunaan wewenang di internal kementerian. Keterlibatan ormas, jika terbukti, bisa berarti jaringan korupsinya jauh lebih luas dan rumit.

Menurut pengamat politik Rokhmat Widodo, ini bisa jadi titik balik. Kalau benar ada aliran dana ke pihak luar, artinya kasus ini bukan cuma soal oknum nakal di birokrasi. Ini sudah menyentuh relasi kuasa yang lebih kompleks, pertemuan antara kepentingan politik, birokrasi, dan kelompok tertentu.

Hingga saat ini, baik Kejaksaan maupun majelis hakim belum berkomentar. Semua mata kini tertuju pada sidang lanjutan hari Senin. Sidang itu dijanjikan akan menjadi momen penting, tempat segala sesuatu diharapkan menjadi lebih jelas.

Kasus di Kemnaker ini memang menyita perhatian. Kementerian yang seharusnya jadi garda depan perlindungan pekerja ini ternyata diselubungi kabut skandal. Pengungkapan semua aktor yang terlibat, dari dalam maupun luar, adalah kunci. Tanpa itu, mustahil hukum bisa ditegakkan dengan adil dan transparan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar