Malam itu di Jalan Bypass Ngurah Rai, dentuman keras menghentikan lalu lintas yang ramai. Sebuah Toyota Avanza dengan plat DK 1755 ACO nyaris menelan bagian belakang Toyota Rush DK 1696 FCS. Hasilnya? Bagian depan Avanza itu penyok parah. Kejadiannya sekitar pukul sembilan malam, Senin (19/1) lalu.
Menurut Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, kedua kendaraan awalnya melaju beriringan dari arah utara. Mereka sama-sama menuju selatan.
Lalu, apa pemicunya? Ternyata, seekor kucing yang tiba-tiba menyebrang.
“Laka disebabkan mobil Rush DK 1696 FCS mengurangi kecepatan karena ada kesus kucing menyeberang,” jelas Yusuf, Selasa (20/1).
“Kemudian dari arah belakang, dia ditabrak oleh pengemudi mobil Avanza DK 1755 ACO.”
Untungnya, kondisi kedua pengemudi relatif baik. Si pengemudi Avanza, AEN (52), dan pengemudi Rush, EAS (35), tak mengalami luka serius. Mereka bisa langsung memproses kejadian malam itu dengan kepala dingin.
Sayangnya, nasib berbeda dialami seorang penumpang Rush. Berinisial VP, dia mengalami cedera di bagian leher dan kepalanya. Keadaannya cukup menghawatirkan sehingga harus segera dilarikan.
“Korban mengalami luka pada bagian kepala dan leher, dan dirawat di RS Prof. IGNG Ngoerah Denpasar,” tambah Yusuf.
Insiden ini jadi pengingat lagi. Di jalan yang sibuk, reaksi sesaat terhadap hewan liar bisa berujung panjang. Pengemudi di belakang pun harus selalu waspada, menjaga jarak aman yang cukup untuk antisipasi hal-hal tak terduga semacam ini.
Artikel Terkait
Bareskrim dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Pasangan NTT, Kerugian Capai Rp350 Miliar
Empat Pelajar SMK di Lampung Barat Temukan Celah Keamanan Sistem Digital NASA, Diakui sebagai White Hacker Dunia
Trabzonspor Lolos ke Babak Berikutnya Piala Turki Usai Kalahkan Samsunspor Lewat Adu Penalti
Pabrik Minyakita di Sidoarho Curangi Takaran, Isi Jeriken 5 Liter Hanya 4,3 Liter