Jermey menyebut presiden juga akan bertemu dengan para pemimpin sektor pendidikan dan dunia usaha. Bahkan, ada agenda khusus dengan kelompok lingkungan hidup di sana.
"Beliau juga akan menghadiri pertemuan yang sangat menarik dengan para wakil rektor universitas-universitas terkemuka di Inggris yang tergabung dalam Russell Group, untuk membahas potensi pembukaan kampus Russell Group di Indonesia," tutur Dubes Jermey.
Tak ketinggalan, pertemuan dengan kalangan bisnis juga masuk dalam daftar. "Beliau juga akan bertemu dengan pelaku bisnis Inggris, berbagai organisasi, serta investor Indonesia yang melihat Inggris sebagai pasar potensial," tambahnya.
Jadi, selain mempererat hubungan bilateral, kunjungan ini jelas juga membidik kerja sama di bidang pendidikan dan ekonomi. Sebuah langkah strategis yang memanfaatkan ikatan personal sekaligus kepentingan nasional.
Artikel Terkait
Waspada Hujan dan Angin Kencang, Wajo Berpotensi Alami Suhu Ekstrem
Perempuan Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Karangpilang
Tiga Tewas, Satu Hilang dalam Insiden Kapal Terbalik di Perairan Batam
Tiongkok Desak Penghentian Operasi Militer di Timur Tengah, Khawatir Konflik Meluas