Di sisi lain, upaya penyelidikan terus digenjot. Kapolsek Jawilan, AKP Erwan Nurwanda, menjelaskan bahwa timnya telah bergerak cepat. Mereka tak hanya memeriksa lokasi kejadian, tapi juga menjangkau keluarga almarhum dan berkoordinasi dengan perangkat desa.
“Kami telah mencatat keterangan, menghubungi pihak keluarga almarhum, dan berkoordinasi dengan perangkat desa untuk menggali informasi tambahan,”
kata Erwan.
Dari pantauan di TKP, kondisinya cukup jelas. Kuburan itu memang sudah digali, dan yang paling mengerikan, jasad di dalamnya raib.
“Kuburan atas nama almarhum Sajim yang meninggal sejak tujuh tahun lalu didapati dalam kondisi digali dan isinya hilang, diduga diambil,”
tandasnya.
Saat ini, suasana di Desa Junti masih diselimuti tanda tanya. Warga bertanya-tanya, apa motif sebenarnya di balik pembongkaran makam yang hanya mengambil tengkorak itu. Polisi berharap keterangan dari keluarga dan warga sekitar bisa membuka jalan.
Artikel Terkait
Detak Hati di Lereng Bulusaraung: Saat Tim SAR Menemukan Korban Kedua di Dahan Pohon
Kiai-Kiai Cirebon Desak PBNU: Pecat Kader Tersangka Korupsi Sekarang Juga
Wali Kota Madiun Tiba di KPK Usai OTT, Diduga Terkait Fee Proyek dan CSR
Wali Kota Madiun Diamankan KPK, Tegaskan Komitmen Membangun di Depan Wartawan