Suasana hening di Tempat Pemakaman Umum Kampung Gardu, Desa Junti, mendadak terusik. Sebuah makam tua ditemukan dalam keadaan terbongkar, Minggu siang lalu. Hingga kini, polisi masih menyelidiki siapa pelaku di balik aksi penodaan kuburan yang mengusik ketenangan warga itu.
Peristiwa ini pertama kali terungkap berkat kewaspadaan seorang warga. Sadira, yang kala itu sedang membersihkan rumput liar di area pemakaman, terkejut melihat satu makam tampak telah digali. Ia pun segera melaporkannya.
“Makam sudah dalam kondisi digali. Pertama kali diketahui oleh warga yang sedang membersihkan rumput kemarin (Minggu) siang,”
kata Jakra, Kepala Desa Junti, ketika dikonfirmasi Senin (19/1).
Jakra mengaku ini kejadian yang sangat langka, bahkan bisa dibilang baru pertama kali terjadi di wilayahnya. Yang membuatnya semakin ganjil, dari sekian banyak nisan yang berjejer, hanya satu makam yang jadi sasaran. Makam itu sendiri bukan kuburan baru sudah berusia tujuh tahun.
“Hanya satu yang dibongkar, padahal di TPU itu ada banyak makam. Yang diambil itu tulangnya, tengkoraknya,”
ujarnya, mencoba memahami motif pelaku.
Artikel Terkait
Fajar/Fikri Tersingkir di 16 Besar All England Usai Duel Sengit Tiga Gim
Syahganda Nainggolan: Hanya Soekarno dan Prabowo yang Punya Ideologi Kuat
Warga Makassar Gelar Aksi Lilin untuk Korban Penembakan Diduga Oknum Polisi
Alwi Farhan Lolos ke Perempat Final All England Usai Singkirkan Unggulan Ketujuh