Gus Ipul Dorong Seleksi Terbuka untuk Sekolah Rakyat Jelang Ajaran Baru

- Senin, 19 Januari 2026 | 20:12 WIB
Gus Ipul Dorong Seleksi Terbuka untuk Sekolah Rakyat Jelang Ajaran Baru

Ia pun mengajak para kepala sekolah dan guru untuk aktif memberikan usulan. Tujuannya, memperkuat proses seleksi agar jangkauannya luas dan tepat. “Jangan sampai kita kecolongan, ada orang-orang yang tidak memenuhi kriteria masuk Sekolah Rakyat,” ingat Gus Ipul.

Di sisi lain, rapat itu juga membahas beberapa poin penting lain. Gus Ipul meminta para kepala sekolah mempersiapkan muatan bahasa asing untuk siswa. Caranya bisa beragam.

“Ya mungkin dengan ekstrakurikuler atau hari-hari tertentu menggunakan bahasa-bahasa tertentu, (misalnya) Senin bisa Arab Day atau English Day,” ujarnya.

Selain itu, kedisiplinan untuk membangun kemandirian siswa juga harus diselipkan. Yang tak kalah penting adalah mekanisme penjaminan mutu. “Tetapkan standar mutu, yang tentu di dalamnya mengikutkan standar nasional pendidikan, dan juga standar khas sekolah berasrama,” ungkapnya.

Mulai dari standar pengasuhan, kegiatan keagamaan, hingga pelatihan kedisiplinan. Semua itu, kata dia, harus menjadi satu kesatuan yang utuh.

Pesan serupa disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Sekolah Rakyat dengan semua pihak terkait. Tanpa itu, tujuan mulia memutus transmisi kemiskinan akan sulit tercapai.

“Artinya dengan karakteristik Sekolah Rakyat seperti itu, ada kekhususan yang terus perlu kita persiapkan, agar anak-anak ini setelah lulus, terutama lulus (jenjang) SMA, betul-betul bisa menggraduasi keluarganya,” pungkas Agus Jabo.


Halaman:

Komentar