Dari total 2.684 personel yang dihormati, rinciannya berasal dari 542 personel Satker Polda Jatim dan 2.142 personel dari berbagai Polres jajaran. Angka yang cukup besar.
“Penganugerahan ini jangan dimaknai sekadar sebagai pemenuhan hak administratif, tetapi sebagai simbol apresiasi tertinggi dari negara atas konsistensi dalam menjaga marwah Kepolisian,” jelas Kapolda lagi.
Lebih jauh, Nanang Avianto mengajak semua personel untuk memperkuat sinergi. Semangat gotong royong, lewat penguatan ‘Jogo Jatim’, dinilai kunci menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Reformasi birokrasi Polri juga tak luput dari perhatian. Hal ini harus berorientasi pada pelayanan publik, selaras dengan slogan Polri Untuk Masyarakat. Harapannya, Polri bisa benar-benar hadir sebagai pelindung dan pengayom, sekaligus menjadi pemecah masalah bagi warga.
“Semoga penghargaan yang diterima hari ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh personel Polda Jatim untuk terus meningkatkan kinerja, menjadi SDM Polri yang unggul, kreatif, dan inovatif demi kemajuan bangsa dan negara,” tutupnya.
Upacara pun berakhir. Namun, tugas dan harapan baru, sebagaimana pesan Kapolda, baru saja dimulai.
Artikel Terkait
Menteri Supratman Tegaskan: Bergabung dengan Tentara Asing, Kewarganegaraan Otomatis Hilang
Gus Ipul Dorong Seleksi Terbuka untuk Sekolah Rakyat Jelang Ajaran Baru
Lurah dan Kepala Desa Diberi Wewenang Selesaikan Kasus Pidana Ringan
Lelah Terbayar, Prajurit Zeni Saksikan Warga Aceh Kembali Melintas