Pelukan Haru di Bandara, Kezia Syifa Berangkat Jadi Prajurit Garda Nasional AS

- Senin, 19 Januari 2026 | 17:00 WIB
Pelukan Haru di Bandara, Kezia Syifa Berangkat Jadi Prajurit Garda Nasional AS

Sebuah video yang menyentuh hati, memperlihatkan momen kepergian seorang anak, tiba-tiba ramai di linimasa. Dalam rekaman itu, sebuah keluarga asal Indonesia terlihat berpelukan erat di bandara, melepas putri mereka yang akan memulai babak baru di Amerika Serikat. Suasana haru itu begitu terasa, dan dalam sekejap, kisahnya pun viral.

Putri tersebut adalah Kezia Syifa. Ternyata, dia tak sekadar pergi untuk kuliah atau kerja biasa. Kezia resmi bergabung dengan Maryland Army National Guard tahun 2025 ini. Posisinya? Sebagai Automated Logistical Specialist, atau dalam kode MOS 92A.

Menurut sejumlah saksi yang melihat video itu, adegannya sungguh mengharukan. Sang ibu, ayah, dan adiknya sama-sama tak kuasa menahan air mata. Pelukan mereka lama dan erat, seolah ingin mengabadikan rasa sayang sebelum jarak memisahkan. Hingga kini, cerita tentang Kezia masih jadi perbincangan hangat warganet.

Nah, di balik viralnya momen ini, ada fakta-fakta menarik yang coba diurai oleh netizen. Salah satunya lewat akun X @Y_D_Y_P.

Dijelaskan bahwa bagi banyak imigran, bergabung dengan militer AS adalah jalur cepat untuk naturalisasi alias menjadi warga negara. Benefitnya juga segudang. Dari subsidi pendidikan tinggi, layanan kesehatan murah bahkan gratis, sampai kredit lunak dan rumah dinas.

Masa dinasnya pun fleksibel. Kontrak minimum di US Army itu delapan tahun, tidak harus sampai pensiun. Setelah itu, seseorang bisa memilih untuk keluar. Tapi kalau bertahan sampai 20 tahun, hak pensiun pun didapat, mirip seperti sistem di TNI atau Polri.


Halaman:

Komentar