Partai Gerakan Rakyat Deklarasikan Dukungan untuk Anies Baswedan Capai Puncak Kekuasaan

- Senin, 19 Januari 2026 | 06:40 WIB
Partai Gerakan Rakyat Deklarasikan Dukungan untuk Anies Baswedan Capai Puncak Kekuasaan

Harapan agar Anies Baswedan kelak memimpin Indonesia mengemuka dalam deklarasi Partai Gerakan Rakyat. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh ketua umum partai yang baru, Sahrin Hamid, dalam pidato perdananya.

Acara berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026) lalu. Rakernas pertama mereka ini juga disiarkan langsung, sehingga publik bisa menyaksikan momen bersejarah bagi organisasi itu.

“Satu hal, kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur,” ujar Sahrin dengan tegas.

Lalu ia melanjutkan, “Dan yang kedua, kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan.”

Bagi Sahrin, langkah mendeklarasikan diri sebagai partai politik bukan sekadar formalitas. Ini adalah ikhtiar nyata. Sebuah upaya menghadirkan alat perjuangan yang diyakininya benar-benar berpihak pada kepentingan orang biasa.

“Ini tentunya hari yang sangat bersejarah,” katanya, menggambarkan suasana. Suaranya terdengar penuh semangat. “Sebuah hari di mana kerinduan terhadap kekuatan politik alternatif akhirnya menemukan wadahnya. Sebuah alat perjuangan yang lahir dari orang-orang kecil, dari orang-orang biasa.”

Menurutnya, partai ini lahir dari semangat kolektif. Anggotanya berdatangan dari berbagai penjuru daerah, tapi punya satu tekad yang sama.

“Saudara-saudara semua hadir di sini dengan satu semangat, satu tekad yang bulat,” sambungnya. “Kita ingin hadirkan alat perjuangan yang betul-betul berpihak pada kepentingan dan kehendak rakyat.”

Keputusan besar ini ternyata melalui proses yang tidak singkat. Sahrin membeberkan, perjalanan dimulai sejak 2023. Setelah melalui tahapan sebagai ormas, di awal 2026 ini akhirnya mereka memantapkan diri untuk terjun ke gelanggang politik secara resmi.

Di sisi lain, proses pengambilan keputusan itu sendiri berlangsung dalam Rakernas yang digelar dua hari, mulai Sabtu (17/1/2026). Pimpinan Sidang, Muhammad Ridwan, yang menyampaikan hasil kesepakatan final dalam sidang pleno.

“Setelah bermusyawarah dan mencapai kata mufakat,” ujar Ridwan, “maka ditetapkan perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Setuju?”

Jawaban “setuju” dari seluruh peserta rakernas pun bergemuruh, mengukuhkan keputusan tersebut.

Ridwan menjelaskan alasan di balik transformasi ini. Gerakan Rakyat meyakini bahwa cita-cita membangun Indonesia yang adil dan bermartabat memerlukan langkah politik yang terorganisir. Bukan sekadar wacana, tetapi aksi berkelanjutan yang punya wadah jelas.

Dalam rakernas yang sama, Sahrin Hamid resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum untuk periode 2026-2031. Ia juga diberi mandat untuk segera membentuk struktur organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput di seluruh Indonesia.

“Dengan demikian sah Bung Sahrin Hamid sebagai Ketua Partai Politik Gerakan Rakyat,” pungkas Ridwan, menutup sidang yang menandai babak baru bagi organisasi tersebut.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar