Prabowo Lepas Landas ke London dan Davos, Awali Perjalanan dengan Pertemuan Kilat di Halim

- Minggu, 18 Januari 2026 | 16:48 WIB
Prabowo Lepas Landas ke London dan Davos, Awali Perjalanan dengan Pertemuan Kilat di Halim

Presiden Prabowo Subianto akhirnya berangkat juga. Pagi ini, Minggu (18/1), pesawat yang membawanya lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma, menuju dua tujuan utama: London dan Davos.

Informasi resmi perjalanan ini diumumkan oleh Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, lewat akun Instagram @sekretariat.kabinet. Menariknya, sebelum terbang, ada momen singkat tapi penting di bandara.

Menurut Teddy, Presiden sempat menyambangi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan kilat itu digelar untuk membahas laporan perkembangan informasi terkini, barulah setelah itu penerbangan ke Inggris dimulai.

"Di Halim, Presiden Prabowo sempat mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad terkait laporan perkembangan informasi terkini untuk selanjutnya terbang menuju London,"

Begitu tulis Teddy dalam unggahannya.

Agendanya di London cukup padat. Rencananya, Prabowo akan bertemu langsung dengan Perdana Menteri Inggris yang baru, Keir Starmer. Obrolan mereka diproyeksikan bakal menyentuh kerja sama strategis, terutama di bidang ekonomi dan kemaritiman. Bukan cuma itu.

"Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim,"

ucap Sekretaris Kabinet itu.

Selanjutnya, ada pertemuan tingkat tinggi lain yang menunggu: audiensi dengan Raja Charles III. Topiknya bergeser ke isu lingkungan. Raja yang dikenal aktif di isu konservasi ini akan berbincang dengan Prabowo soal pelestarian alam, plus konservasi gajah. Beberapa tokoh filantropi global lainnya juga disebutkan akan hadir dalam diskusi tersebut.

Setelah urusan di Inggris rampung, perjalanan dilanjutkan ke Swiss. Di sini, fokusnya adalah panggung global: World Economic Forum (WEF) di Davos. Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato kunci di forum bergengsi itu.

"Sementara itu, di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 peserta. Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara,"

tandas Teddy menutup penjelasannya. Jadi, dalam satu trip, Prabowo akan mengurus diplomasi bilateral sekaligus menancapkan pandangannya di forum dunia. Perjalanan yang cukup berarti di awal masa kerjanya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar