Suasana hening peringatan Isra Miraj di Desa Parangharjo, Banyuwangi, tiba-tiba berubah riuh. Sebuah video yang beredar Jumat lalu menunjukkan panggung yang semula untuk pengajian, kini diisi oleh biduan dangdut dengan pakaian ketat. Tak hanya joget, aksi sawer pun terjadi di atas panggung. Video singkat itu langsung viral dan memicu gelombang kecaman.
Banyak warganet yang geram. Mereka menilai hiburan semacam itu sama sekali tidak pantas, apalagi dalam acara yang seharusnya sakral seperti peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Sorotan publik pun mengarah ke panitia penyelenggara di desa yang terletak di Kecamatan Songgon itu.
Menanggapi hal ini, Ketua Panitia, Muhammad Hadiyanto, mengaku ada kekhilafan. Saat dimintai klarifikasi di Polsek Songgon, ia berusaha menjelaskan kronologinya.
Artikel Terkait
Pohon Kebaikan Wan Daud: Puisi untuk Membangkitkan Singa Islam yang Tertidur
Dari Aceh ke Donbass: Kisah Briptu yang Desersi dan Jadi Tentara Bayaran Rusia
Senator Papua Kritik Lembaga Baru: Papua Butuh Dialog, Bukan Birokrasi
Gema Bangsa Resmi Melangkah, Langsung Dukung Prabowo di 2029