Lewat kanal YouTube pribadinya, Kamis lalu, Prof. Amien Rais menyampaikan pandangan kerasnya. Menurut Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu, proyek dinasti politik keluarga Jokowi sudah tamat. Impian untuk melanjutkan kekuasaan itu, katanya, takkan mungkin lagi terwujud di masa depan.
"Kartu itu sudah mati total," tegas Amien Rais dalam unggahan video bertanggal 15 Januari 2026 itu. Ia meyakini, tiga tahun ke depan pun menjelang 2029 Jokowi takkan sanggup menghidupkannya kembali. Sekalipun, menurutnya, ada dana triliunan rupiah yang dianggarkan.
Persoalan yang dianggap memperparah situasi ini adalah isu ijazah. Amien menyebut masalah ini membelit tak hanya Jokowi, tapi juga putranya, Gibran Rakabuming Raka, yang kini menduduki kursi Wakil Presiden.
"Menghidupkan Gibran mau nyalon sebagai capres atau cagub bahkan sebagai calon bupati atau calon wali kota pun sudah tidak mungkin. Karena ijazah SMA-nya Gibran jebul palsu. Demikian juga ijazah S1-nya," kata Amien tanpa tedeng aling-aling.
Di sisi lain, tekanan hukum juga disebut kian menguat. Amien mengungkap, Dr. Muhammad Taufik beserta rekan-rekannya telah mengajukan gugatan class action terkait dugaan ijazah palsu tersebut. Mereka berharap Jokowi bersedia datang sendiri ke Pengadilan Negeri Surakarta yang letaknya cuma sekitar tiga kilometer dari rumahnya di Sumber dengan membawa dokumen asli ijazah SD hingga S1-nya dari Fakultas Kehutanan UGM.
Artikel Terkait
Jalan Damai Tutup Kasus Fitnah Ijazah Jokowi untuk Dua Tersangka
Kisah Pilu Pasangan Remaja Medan: Hidup di Rumah Kosong Hanya dengan Rp 7.000
Modus Baru Vape Berisi Narkoba, BNN Gagalkan Peredaran Senilai Rp 18 Miliar
Puing Banjir Dibersihkan, TNI Bangun Jembatan Gantung di Aceh Tamiang