Roy Suryo ke Polda: Sorotan Barang Mewah dan Gugatan Ijazah yang Tak Kunjung Reda
Suasana di Polda Metro Jaya Kamis lalu (15/1) kembali memanas. Roy Suryo, yang kini berstatus tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden Jokowi, datang dengan penampilan yang tak biasa dan membawa isu lama yang masih terasa panas.
Perhatian publik langsung terbelah. Di satu sisi, ada langkah hukum yang serius. Di sisi lain, gaya penampilannya justru yang banyak disorot. Roy tampil dengan sepatu Louis Vuitton dan ikat pinggang Hermès, dua merek yang sudah jadi simbol kemewahan sejak abad ke-19. Padahal, biasanya penampilannya lebih sederhana.
Ia tak sendirian. Refly Harun, Jahmada Girsang, dan dr. Tifauzia Tyassuma mendampinginya. Kehadiran mereka seperti sinyal bahwa perkara ini masih jauh dari kata selesai, baik di pengadilan maupun di ruang publik.
Kedatangannya ini disebut sebagai respons atas pelimpahan berkas kasusnya ke Kejaksaan. Tapi Roy punya agenda lain. Ia kembali melontarkan pertanyaan yang sama: kenapa ijazah Presiden Joko Widodo belum juga dibuka untuk publik?
"Kita menyambut baik KIP, kemarin pada perkara yang diajukan Bonatua Silalahi yaitu salinan ijazah milik Joko Widodo... sifatnya adalah terbuka," ujarnya.
Dia bersikeras. Dokumen itu, menurutnya, adalah informasi publik. Tidak ada alasan untuk disembunyikan. "Saya sudah mendapatkan petunjuk bahwa ada di antara lima dokumen di KPUD dan KPU itu adalah tidak berkesesuaian dengan faktanya," tambah Roy, tanpa merinci lebih jauh.
Kasus ini memang berliku. Polda Metro Jaya sendiri sudah pernah menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli berdasarkan uji forensik. Namun pernyataan itu tak serta merta menghentikan polemik. Justru, beberapa tokoh seperti Roy, Rismon Sianipar, dan dr. Tifa malah ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap menyebar tuduhan tak berdasar.
Artikel Terkait
Saldo JakLingko Ludes Dicuri, Pelaku Berdalih Butuh Uang Beli Susu Anak
Medali Nobel Perdamaian Machado Berlabuh di Tangan Trump
Kiai Eko Tuding Bencana Aceh Sebagai Laknat, Warganet Geram
Pascabencana Sumatera, Satgas Fokus pada Membangun Lebih Tangguh